UEA-Israel Bangun Pangkalan Intelijen, Dinamika Timur Tengah dan Asia Selatan Bakal Berubah

Kompas.com - 02/09/2020, 17:07 WIB
Kiri ke kanan: Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben-Shabbat, Penasihat Senior Presiden Amerika Serikat Jared Kushner, dan Penasihat Keamanan Nasional UEA Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, dalam pertemuan trilateral di Abu Dhabi, UEA, 31 Agustus 2020. WAM via REUTERSKiri ke kanan: Penasihat Keamanan Nasional Israel Meir Ben-Shabbat, Penasihat Senior Presiden Amerika Serikat Jared Kushner, dan Penasihat Keamanan Nasional UEA Tahnoun bin Zayed Al Nahyan, dalam pertemuan trilateral di Abu Dhabi, UEA, 31 Agustus 2020.

SOCOTRA, KOMPAS.com – Pembentukan pangkalan intelijen Israel- Uni Emirat Arab ( UEA) di pulau Socotra, Yaman bertujuan untuk memantau Iran, China, dan Pakistan.

Perkiraan tersebut diungkapkan oleh para ahli politik dan strategis sebagaimana dilansir dari Yeni Safak, Rabu (2/9/2020).

JForum, situs resmi komunitas Yahudi berbahasa Prancis, sebelumnya mengungkapkan bahwa UEA dan Israel sedang bekerja untuk membangun basis mata-mata di Socotra.

" Pangkalan mata-mata Israel-UEA ini bertujuan untuk memantau aktivitas Iran di Teluk Aden dan membatasi hubungan Teheran dengan pemberontak Houthi," kata Ibrahim Fraihat kepada Anadolu Agency.

Fraihat adalah seorang profesor resolusi konflik internasional di Institut Studi Pascasarjana Doha, Qatar.

Baca juga: Kunjungan Luar Biasa AS-Israel di UEA Berakhir, Apa yang Ditandatangani?

Socotra menghadap ke Selat Bab al-Mandab yang strategis, jalur pelayaran utama yang menghubungkan Laut Merah ke Teluk Aden dan Laut Arab.

UEA telah mengerahkan ratusan pasukan di pulau itu sejak Mei 2018. Hal itu menyebabkan keretakan dengan pemerintah Yaman karena menolak penempatan tersebut.

“Pembentukan pangkalan ini merupakan indikator tambahan bahwa kesepakatan UEA-Israel dimaksudkan untuk membentuk aliansi yang kokoh antara kedua negara, tidak hanya menormalkan hubungan,” kata Fraihat.

Pada 13 Agustus, UEA dan Israel mengumumkan perjanjian normalisasi hubungan diplomatik yang ditengahi AS.

Otoritas Palestina dan sejumlah faksi perlawanan mengecam kesepakatan UEA-Israel tersebut.

Baca juga: Pemimpin Agung Iran Khamenei Sebut UEA Pengkhianat Dunia Islam dan Palestina

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pelantikan Biden, Kota-kota Besar di AS Pancarkan Sinar Mengenang Korban Covid-19

Jelang Pelantikan Biden, Kota-kota Besar di AS Pancarkan Sinar Mengenang Korban Covid-19

Global
Katib Aam PBNU dan Uskup Agung Jakarta Bicara Radikalisme di Asia dalam Konferensi Internasional

Katib Aam PBNU dan Uskup Agung Jakarta Bicara Radikalisme di Asia dalam Konferensi Internasional

Global
Warisan Presiden Donald Trump yang Akan Dicatat Sejarah, Apa Sajakah Itu?

Warisan Presiden Donald Trump yang Akan Dicatat Sejarah, Apa Sajakah Itu?

Global
AS Tuding China Melakukan Genosida terhadap Muslim Uighur dan Kelompok Minoritas

AS Tuding China Melakukan Genosida terhadap Muslim Uighur dan Kelompok Minoritas

Global
Navalny Rilis Penyelidikan “Istana Putin”, Ada Kasino dan Strip Club Pribadi di Dalamnya

Navalny Rilis Penyelidikan “Istana Putin”, Ada Kasino dan Strip Club Pribadi di Dalamnya

Global
Salam Perpisahan Mike Pence: Semoga 'Tuhan Memberkati Amerika'

Salam Perpisahan Mike Pence: Semoga "Tuhan Memberkati Amerika"

Global
[POPULER GLOBAL] Kisah Perang: 6 Meriam Terbesar yang Pernah Dipakai Bertempur | Ilmuwan Minta Kuda Nil Peliharaan Bandar Narkoba Pablo Escobar Dibunuh, Ini Alasannya…

[POPULER GLOBAL] Kisah Perang: 6 Meriam Terbesar yang Pernah Dipakai Bertempur | Ilmuwan Minta Kuda Nil Peliharaan Bandar Narkoba Pablo Escobar Dibunuh, Ini Alasannya…

Global
Pidato Perpisahan Donald Trump Bernada Damai dan Menantang

Pidato Perpisahan Donald Trump Bernada Damai dan Menantang

Global
Siswi Australia Dapat Nilai Bahasa Indonesia Tertinggi di Kelasnya

Siswi Australia Dapat Nilai Bahasa Indonesia Tertinggi di Kelasnya

Global
Taiwan Batalkan Festival Lentera Tahun Baru Imlek Setelah Kluster Baru Covid-19 Muncul

Taiwan Batalkan Festival Lentera Tahun Baru Imlek Setelah Kluster Baru Covid-19 Muncul

Global
Jaket Melania dan Beragam Momen Ikonik Lainnya Selama Trump Berkuasa

Jaket Melania dan Beragam Momen Ikonik Lainnya Selama Trump Berkuasa

Global
WHO: Rebutan Vaksin, Dunia Hadapi Kegagalan Moral yang Dahsyat

WHO: Rebutan Vaksin, Dunia Hadapi Kegagalan Moral yang Dahsyat

Global
Dituduh Hina Keluarga Kerajaan Thailand, Wanita Ini Dihukum Lebih dari 43 Tahun

Dituduh Hina Keluarga Kerajaan Thailand, Wanita Ini Dihukum Lebih dari 43 Tahun

Global
PM Inggris Boris Johnson Disebut Sering Tidur Siang, Downing Street Membantah

PM Inggris Boris Johnson Disebut Sering Tidur Siang, Downing Street Membantah

Global
Kota Tertua di Benua Amerika Terancam Musnah akibat Virus Corona

Kota Tertua di Benua Amerika Terancam Musnah akibat Virus Corona

Global
komentar
Close Ads X