Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Kompas.com - 28/03/2020, 17:07 WIB
Para penumpang di stasiun kereta bawah tanah Wuhan memakai masker, pada 28 Maret 2020. Wuhan mulai bersiap mengoperasikan lagi sejumlah layanan publik, setelah di-lockdown selama 2 bulan. YFC/EPA-EFEPara penumpang di stasiun kereta bawah tanah Wuhan memakai masker, pada 28 Maret 2020. Wuhan mulai bersiap mengoperasikan lagi sejumlah layanan publik, setelah di-lockdown selama 2 bulan.

"Semua orang mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Jadi, seharusnya tidak ada masalah," kata Yuan Hai (30) seorang penumpang kereta.

"Tapi Anda tetap harus hati-hati," lanjutnya mengimbau.

Baca juga: Wabah Covid-19 Meluas, SuperM, GOT7, dan TWICE Tunda Konser

Masih ada sejumlah pengidap virus corona yang tidak bergejala di China, dan ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.

Mereka khawatir orang-orang tersebut bisa menularkan ke orang lain, ketika lockdown dicabut total dan "membebaskan" ribuan penduduk Wuhan.

Baca juga: Satu Dusun di Purbalingga Local Lockdown, Warga Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 per Hari

Kehidupan di Wuhan masih jauh dari normal. Sebagian besar toko masih tutup, sedangkan penghalang jalan berwarna kuning cerah tetap dipasang.

Wuhan tidak akan membiarkan orang meninggalkan kota sampai dibuka sepenuhnya pada 8 April.

Baca juga: Mengapa Isolasi dan Karantina Penting untuk Cegah Penyebaran Corona?

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X