Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perang di Gaza, Jumlah Korban Tewas Capai 35.000 Orang

Kompas.com - 12/05/2024, 22:47 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber AFP

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Perang di Gaza yang dipicu serangan Hamas di Israel pada 7 Oktober 2023 menambah jumlah korban tewas setiap harinya.

Kini, jumlah korban tewas dalam perang tersebut telah melebihi 35 ribu orang. Jumlah yang bakal terus bertambah karena Israel masih menyerang Jalur Gaza dan Kota Rafah.

Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak gencatan senjata kemanusiaan segera dilakukan.

Baca juga: Inggris Selidiki Klaim Hamas Terkait Seorang Sandera Terbunuh di Gaza

Selain itu juga dilaksanakan pembebasan semua sandera tanpa syarat dan segera meningkatkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang terkepung.

"Tetapi gencatan senjata hanya akan menjadi permulaan," kata Guterres pada konferensi donor di Kuwait.

"Ini akan menjadi jalan yang panjang untuk kembali dari kehancuran dan trauma perang ini," imbuh dia dikutip dari AFP pada Minggu (12/5/2024).

Dijelaskan bahwa ketika upaya mediasi Mesir, Qatar dan AS menuju gencatan senjata tampaknya terhenti, Presiden AS Joe Biden mengatakan pada hari Sabtu bahwa gencatan senjata dapat dicapai “besok”.

Yakni jika Hamas membebaskan sandera yang ditahan di Gaza sejak serangan 7 Oktober 2023 yang lalu.

Koresponden AFP, saksi mata dan petugas medis mengatakan serangan udara Israel menghantam bagian utara, tengah dan selatan Gaza pada malam hingga Minggu pagi.

Baca juga: PBB Serukan Gencatan Senjata di Gaza Segera, Perang Harus Dihentikan

Militer Israel mengatakan jet-jetnya telah menyerang lebih dari 150 sasaran teror di seluruh Jalur Gaza selama sehari terakhir.

Di Rafah, kota paling selatan Gaza yang terletak di perbatasan dengan Mesir, rumah sakit Kuwait pada Minggu mengatakan pihaknya telah menerima jenazah sedikitnya 18 orang yang tewas dalam serangan Israel selama 24 jam terakhir.

Kementerian Kesehatan di wilayah tersebut mengatakan bahwa sedikitnya 63 orang telah tewas dalam 24 jam terakhir.

Dengan tambahan itu menjadikan jumlah korban tewas keseluruhan akibat pemboman dan serangan Israel di Gaza menjadi sedikitnya 35.034 orang, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Perang tersebut dimulai dengan serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel.

Akibat serangan Hamas mengakibatkan kematian lebih dari 1.170 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP atas angka resmi Israel.

Hamas juga menyandera sejumlah warga, yang sebagian besarnya dibebaskan melalui gencatan senjata satu minggu pada bulan November 2023.

Baca juga: 143 Orang Tewas akibat Banjir di Brasil, 125 Lainnya Masih Hilang

Namun, Israel memperkirakan 128 tawanan masih berada di Gaza, termasuk 36 orang yang menurut militer telah tewas.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

45 Jenazah Pekerja India Korban Kebakaran Tiba dari Kuwait

45 Jenazah Pekerja India Korban Kebakaran Tiba dari Kuwait

Global
Gajah Kembar Langka Lahir di Thailand

Gajah Kembar Langka Lahir di Thailand

Global
Padahal Sudah Putus, Pria Ini Marah dan Rebut HP Mantan Pacar Usai Melihat Bersama Pria Lain

Padahal Sudah Putus, Pria Ini Marah dan Rebut HP Mantan Pacar Usai Melihat Bersama Pria Lain

Global
Rusia-Ukraina Saling Serang dengan Puluhan Drone dan Rudal

Rusia-Ukraina Saling Serang dengan Puluhan Drone dan Rudal

Global
Rudal Houthi Hantam Kapal Kargo di Teluk Aden, Lukai Awak Kapal

Rudal Houthi Hantam Kapal Kargo di Teluk Aden, Lukai Awak Kapal

Global
Hezbollah Pamer Persenjataan di Tengah Eskalasi Perang

Hezbollah Pamer Persenjataan di Tengah Eskalasi Perang

Global
AS Kecam Tindakan Israel Alihkan Dana Palestina Rp 573 Miliar

AS Kecam Tindakan Israel Alihkan Dana Palestina Rp 573 Miliar

Global
Biden dan Zelensky Teken Perjanjian Keamanan yang Mirip dengan Kesepakatan AS-Israel

Biden dan Zelensky Teken Perjanjian Keamanan yang Mirip dengan Kesepakatan AS-Israel

Global
Bryan Sukidi, Siswa Indonesia Peraih Penghargaan Bakat Luar Biasa di AS

Bryan Sukidi, Siswa Indonesia Peraih Penghargaan Bakat Luar Biasa di AS

Global
Kekerasan Anak dalam Konflik Dunia Capai Tingkat Ekstrem, Khususnya Israel

Kekerasan Anak dalam Konflik Dunia Capai Tingkat Ekstrem, Khususnya Israel

Global
Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Invasi Rusia ke Ukraina Menimbulkan Emisi Karbon yang Besar

Internasional
Rangkuman Hari Ke-841 Serangan Rusia ke Ukraina: Komitmen Keamanan Biden-Zelensky | Bank Rusia Kehabisan Mata Uang Asing

Rangkuman Hari Ke-841 Serangan Rusia ke Ukraina: Komitmen Keamanan Biden-Zelensky | Bank Rusia Kehabisan Mata Uang Asing

Global
Tank-tank Israel Terus Menembus Rafah, Warga Palestina Tak Henti Melarikan Diri

Tank-tank Israel Terus Menembus Rafah, Warga Palestina Tak Henti Melarikan Diri

Global
Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Inilah Poin-poin Perdebatan dalam Negosiasi Gencatan Senjata Israel-Hamas

Internasional
Tentara Israel Lakukan 5.698 Pelanggaran Berat pada Anak-anak

Tentara Israel Lakukan 5.698 Pelanggaran Berat pada Anak-anak

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com