Wuhan Bersiap Cabut Lockdown, Kereta Bawah Tanah Mulai Beroperasi

Kompas.com - 28/03/2020, 17:07 WIB
Para penumpang di stasiun kereta bawah tanah Wuhan memakai masker, pada 28 Maret 2020. Wuhan mulai bersiap mengoperasikan lagi sejumlah layanan publik, setelah di-lockdown selama 2 bulan. YFC/EPA-EFEPara penumpang di stasiun kereta bawah tanah Wuhan memakai masker, pada 28 Maret 2020. Wuhan mulai bersiap mengoperasikan lagi sejumlah layanan publik, setelah di-lockdown selama 2 bulan.

Komisi Nasional Kesehatan China mengatakan selama Jumat (27/3/2020) ada 54 kasus baru virus corona di Negeri "Panda", dan semuanya kasus impor.

Sementara itu di China total kasus virus corona mencapai lebih dari 81.000 kasus, dengan 3.295 korban meninggal dunia.

Wuhan menyumbang sekitar 60 persen dari kasus Covid-19, dan dalam beberapa pekan terakhir jumlahnya kasusnya menurun drastis.

Baca juga: Cerita Pengalaman Relawan Menjalani Uji Coba Vaksin Corona di Wuhan

Kasus terakhir yang ditularkan secara lokal di Wuhan tercatat pada Senin (23/3/2020).

Kemudian dengan melonjaknya kasus di Amerika Serikat (AS), Italia, Spanyol, dan negara-negara lain, China kini mengalihkan perhatian utamanya ke antisipasi kasus impor.

Kebanyakan kasus impor yang terjadi di China adalah dari warganya yang kembali ke rumah.

Baca juga: Tak Disangka, Tingkat Kematian Akibat Corona di Wuhan Cuma 1,4 Persen

Warga diminta tetap waspada

Walau jumlah kasus menurun dan lockdown dicabut total mulai 8 April mendatang, tapi pemerintah warga Wuhan meminta warganya tetap waspada.

Para petugas dan sukarelawan dengan peralatan pelindung lengkap berjaga di stasiun kereta api, dengan mengeluarkan disinfektan tangan.

Mereka juga memasang tanda-tanda yang mengingatkan para penumpang, bahwa diperlukan kode kesehatan berbasis ponsel untuk menggunakan transportasi umum.

Baca juga: Tak Ada Infeksi Covid-19 Lokal Baru di Wuhan, Bangkitkan Harapan Dunia

Dari pantauan Reuters, terlihat seorang petugas berjalan membawa papan bertuliskan "Pakai masker selama perjalanan, orang-orang tidak boleh berkumpul, dan ketika Anda turun silakan memindai kode kesehatan".

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X