Bikin Petani Madiun Untung Ratusan Juta, Apa Keistimewaan Tanaman Porang?

Kompas.com - 16/04/2021, 15:00 WIB
SUKSES—Sujito (30) salah satu petani milineal asal Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang sukses membudidayakan porang. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISUKSES—Sujito (30) salah satu petani milineal asal Desa Durenan, Kecamatan Gemarang, Kabupaten Madiun, Jawa Timur yang sukses membudidayakan porang.

KOMPAS.com - Belakangan, tanaman porang ramai diperbincangkan setelah seorang petani asal Madiun sukses meraup untuk ratusan juta dari tanaman itu.

Tahun lalu, petani bernama Sujito ini sukses meraup Rp 700 juta dari bertanam porang di lahan seluas satu hektare.

Tak hanya itu, semasa tanam rupanya ia juga mendapatkan hasil pendapatan lainnya dari katak (buah porang yang bisa dijadikan bibit).

Total "katak" yang didapat sekitar 900 kilogram. "Katak" itu dijual Rp 300.000 perkilogramnya. Dengan demikian pendapatan yang diperoleh dari hasil menjual "katak" sekitar Rp 270 juta.

Lantas, apa istimewanya tanaman porang?

Baca juga: 5 Fakta soal Tanaman Porang

Kandungan Glukomannan

Peneliti bidang botani fitokimia dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Andria Agusta mengatakan, umbi tanaman ini memiliki kandungan glukomannan yang tinggi.

"Glukomannan merupakan salah satu jenis polisakarida yang memiliki banyak aplikasi sebagai food aditive, kosmetik dan lainnya," kata Andria saat dihubungi Kompas.com, Jumat (16/4/2021).

Di Indonesia ada tiga jenis tanaman porang, yaitu A. campanulatus, A. variabilis, dan A. oncophyllus.

Menurut Andria, kandungan glokomannan secara umum ada di tiga jenis tanaman porang itu. Hanya saja, ada perbedaan di persentase atau tingkat kandungannya.

Untuk bahan makanan, ia menyebut tanaman porang ini juga berfungsi sebagai dietary fiber atau serat makanan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X