Fakta Donald Trump Presiden AS Pertama "Tidak Memulai Perang Baru" dalam Dekade Terakhir

Kompas.com - 20/01/2021, 17:02 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat mengaktifkan Garda Nasional di negara bagian California, New York, dan Washington, pada 21 Maret 2020. JIM LO SCALZO/EPA-EFEPresiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump saat mengaktifkan Garda Nasional di negara bagian California, New York, dan Washington, pada 21 Maret 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Mengakhiri masa jabatan sebagai presiden AS, pada Selasa (19/1/2021) Donald Trump dalam pidato perpisahan menyatakan bangga telah menjadi presiden pertama dalam beberapa dekade "yang tidak memulai perang baru".

Pidato perpisahan Trump sampaikan melalui video selama 19 menit melalui akun Youtube resmi pemerintah, The White House, ketika dia tidak dapat mengakses akun pribadi media sosialnya setelah diblokir karena dianggap sering membuat konten yang menghasut dengan informasi yang salah.

"Saya sangat bangga menjadi presiden pertama dalam beberapa dekade yang tidak memulai perang baru," kata Trump dalam pidatonya seperti yang dilansir dari BBC pada Selasa (19/1/2021).

Baca juga: 5 Perang Terlama dalam Sejarah Dunia, Ada yang Sampai 781 Tahun

Merujuk pada pernyataan itu Kompas.com menemukan fakta bahwa benar Trump merupakan presiden AS pertama dalam beberapa dekade terakhir "yang tidak memulai perang baru".

Meski, Trump telah memicu kontroversi besar dengan mendorong normalisasi Israel dengan negara Teluk dan menarik diri dari perjanjian nuklir internasional sambil meningkatkan sanksi terhadap Iran. 

Selain itu, mengobarkan tensi yang memanas dengan China dengan berbagai langkah ekonomi dan sanksi lain. 

Mantan Presiden Barack Obama pada 2011 membawa AS ke dalam intervensi Perang Saudara di Libya, yang berujung pada kematian Osama bin Laden.

Mantan Presiden George W Bush menyerukan perang melawan terorisme secara menyeluruh dengan memerintahkan invasi ke Afghanistan untuk melumpuhkan kekuatan Taliban dan Al-Qaeda.

Seruan perang Bush menyusul terjadinya serangan bunuh diri 11 September 2001 di Menara Kembar World Trade Center di New York.

Pada Maret 2003, seruan perang Bush bergema lagi, yang saat itu menargetkan Irak.

Baca juga: Gedung Capitol Ditutup, Washington DC bak Zona Perang Jelang Pelantikan Joe Biden

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Global
Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Global
komentar
Close Ads X