Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rangkuman Hari Ke-805 Serangan Rusia ke Ukraina: Jika Perancis Kirim Pasukan | Mengenal Chloropicrin

Kompas.com - 09/05/2024, 11:21 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber BBC,AFP,Reuters

KOMPAS.com - Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-805 pada Rabu (8/5/2024), ditandai dengan peringatan Moskwa jika Perancis mengerahkan pasukan.

Sementara itu, Amerika Serikat menuduh Rusia menggunakan senjata kimia chloropicrin untuk berperang di Ukraina.

Berikut adalah rangkuman perang Ukraina-Rusia terkini.

Baca juga: Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Zelensky yang Dirancang Rusia

1. Jika pasukan Perancis dikirim ke Ukraina...

Rusia memperingatkan Perancis jika Presiden Emmanuel Macron mengirim pasukannya ke Ukraina, maka mereka akan dianggap sebagai sasaran sah oleh militer Rusia.

Macron menimbulkan kontroversi pada Februari dengan mengatakan, dia tidak menepis kemungkinan pengerahan pasukan darat di Ukraina ke depannya.

Pemimpin Perancis tersebut memperingatkan bahwa jika Rusia menang di Ukraina maka kredibilitas Eropa akan berkurang hingga nol.

Baca selengkapnya di sini.

2. Mengenal apa itu chloropicrin

Amerika Serikat menuduh Rusia menggunakan senjata kimia chloropicrin sebagai "metode berperang" di Ukraina, dan melanggar hukum-hukum internasional yang melarang tindakan ini.

Para pejabat di Departemen Luar Negeri AS mengatakan, Rusia telah menggunakan zat chloropicrin yang dapat menyebabkan sesak napas demi "memenangi pertarungan di medan perang".

AS menyebut tindakan itu bukanlah insiden yang tidak disengaja. Penggunaan senjata kimia yang dituduhkan kepada pasukan Rusia melanggar Konvesi Senjata Kimia (CWC) yang juga diratifikasi oleh Moskwa.

Baca selengkapnya di sini.

Baca juga: Dituduh Mencuri, Tentara AS Ditangkap di Rusia

 

3. 59 dari 76 drone-rudal Rusia dijatuhkan Ukraina

Puluhan rudal dan drone ditembakkan oleh Rusia, tetapi dari 76 serangan Rusia itu Angkatan Udara Ukraina berhasil menjatuhkan 59.

Demikian diungkapkan Angkatan Udara Ukraina pada Rabu (8/5/2024). Serangan itu menargetkan fasilitas energi milik Ukraina.

Serangan tersebut melukai sedikitnya tiga orang, dua di wilayah sekitar ibu kota Kyiv, dan satu di wilayah Kirovograd tengah, kata pihak berwenang setempat.

Baca selengkapnya di sini.

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com