Sebuah Investigasi Klaim Presiden Putin Punya Anak Perempuan di Luar Nikah

Kompas.com - 29/11/2020, 10:32 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang mendengarkan selama pertemuan di Kremlin, di Moskow, Rusia, Kamis, 19 November 2020. AP/Alexei NikolskyPresiden Rusia Vladimir Putin sedang mendengarkan selama pertemuan di Kremlin, di Moskow, Rusia, Kamis, 19 November 2020.

MOSKWA, KOMPAS.com - Sebuah situs web penyelidikan Rusia, Proekt pada Rabu (25/11/2020) merilis hasil investigasi mereka yang mengklaim bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin mungkin adalah ayah dari seorang putri milinuer Saint Petersburg yang berusia 17 tahun.

Proekt melaporkan bahwa berdasarkan foto-foto yang mereka klaim telah mereka peroleh, ada kecocokan antara Yelizaveta Vladimirovna Krivonogikh dengan orang nomor satu di Rusia, Vladimir Putin.

Baca juga: Parlemen Rusia Akan Beri Kekebalan Hukum Seumur Hidup ke Putin

Ibunya, Svetlana Krivonogikh adalah penerima keuntungan dari sebuah perusahaan yang memiliki sebagian kecil saham di Rossiya Bank, yang mendapat sanksi dari AS setelah aneksasi Krimea pada 2014 karena punya hubungan dengan elit politik Rusia.

Situs web itu memperkirakan bahwa total properti dan aset bisnis Krivonogikh yang terkenal di Moskwa, St. Petersburg dan Sochi senilai 102 juta dollar AS atau sekitar Rp1,4 triliun.

Proekt juga mengatakan bahwa mereka punya salinan dokumen, seperti akta kelahiran yang tidak mengidentifikasi ayah Krivonogikh selain dari nama patronimnya, Vladimirovna.

Baca juga: Kremlin Bantah Rumor yang Menyebut Putin Bakal Mundur karena Parkinson

Menggunakan perangkat lunak pendeteksi wajah, dilaporkan adanya kesamaan sebanyak 70,44 persen antara Putin dengan Yelizaveta dengan asumsi 75 persen kecocokan mengindikasikan foto-foto yang dideteksi adalah orang yang sama.

"Kami dapat menarik kesimpulan bahwa mereka mungkin saling terkait," tulis Proekt mengutip ilmuwan komputasi visual Hassan Ugail, yang menggunakan analisis wajah.

Proekt mengatakan tidak akan mempublikasikan foto Yelizaveta Vladimirovna Krivonogikh, yang lahir pada tahun 2003 dan diduga menggunakan nama belakang yang berbeda selama beberapa tahun terakhir, karena alasan etika.

Baca juga: Presiden Rusia Vladimir Putin Ulang Tahun, Perayaannya Kali Ini Hanya Dikelilingi Keluarga dan Kerabat

 

Remaja itu dilaporkan menghapus foto yang menunjukkan wajahnya dari akun media sosial dan mengubah nama belakangnya setelah Proekt menghubungi ibunya, Svetlana Krivonogikh.

Pihak Proekt sendiri mengatakan bahwa Svetlana Krivonogikh berjanji untuk menelepon kembali namun tidak pernah dilakukannya dan Proekt juga tidak menghubungi wanita itu kembali.

Halaman:

Sumber Proekt
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X