Kompas.com - 25/10/2021, 20:07 WIB
Ilustrasi tepung beras ketan. SHUTTERSTOCK/HANDMADEPICTURESIlustrasi tepung beras ketan.
Penulis Lea Lyliana
|

 KOMPAS.com - Onde-onde bisa disajikan sebagai camilan rumahan atau ide jualan. 

Cara membuat onde-onde cukup sederhana, karena hanya perlu digoreng saja. Meski begitu kamu harus melakukan setiap langkahnya dengan tepat agar onde-onde tidak kempis dan bantat. 

Merangkum dari penjelasan Diding Supriatna, Asisten Chef Dim Sum dari Gran Melia Jakarta, berikut rahasia membuat onde-onde anti gagal yang hasilnya empuk dan mengembang. 

Baca juga:

1. Pemilihan bahan 

Bahan utama kulit onde-onde yakni tepung ketan. Baiknya pilihlah tepung ketan yang bagus supaya onde-onde yang dihasilkan pun tidak gatal. 

Sementara, untuk isiannya bisa disesauikan dengan selera. 

2. Jenis tepung 

Menurut Diding, beberapa tempat memiliki resep onde-onde yang berbeda. Tak jarang, bahan pembuatannya pun berbeda. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diding sendiri mengatakan bahwa ia membuat onde-onde memamakai tepung ketan dan tangmien. Kedua tepung tersebut pun bisa dicampur agar teksturnya lebih empuk. 

"Karena beda tempat, beda recipe, mungkin kalau yang dulu saya pernah bikin, pakai tepung tangmien. Kemudian ditambahin tepung ketan, kasih gula, kemudian kita kasih air dingin," jelasnya. 

Baca juga:

3. Tidak perlu dicampur bahan atau tepung lain

Beberapa orang kerap menambah tepung ketan dengan tepung beras, kentang, atau tapioka. Namun menurut Diding hal tersebut justru membuat tekstur onde-onde kurang garing.

"Kalau yang onde-onde enggak pakai campuran tepung lain, modern sekarang ini, lebih crispy. Cukup dengan tepung ketan, gula, sama soda kue saja," ungkap Diding. 

Baca juga: 6 Cara Membuat Onde-onde agar Tidak Kempis dan Keras

4. Timbang bahan 

Rasio bahan merupakan salah satu faktor penting agar onde-onde tidak gagal. Untuk itu, kamu harus menimbangnya sesuai dengan resep yang dibuat. 

Ilustrasi adonan, isian, dan wijen untuk pembuatan onde-onde. SHUTTERSTOCK/ Rosdaniar Ilustrasi adonan, isian, dan wijen untuk pembuatan onde-onde.

5. Adonan kulit harus pas

Adonan kulit untuk onde-onde tidak boleh terlalu keras. Jika demikian, onde-onde akan pecah dan retak saat digoreng. 

Kendati demikian adonan tersebut juga tak boleh terlalu lembek. Oleh karenanya, kamu harus memastikan adonan sudah benar-benar pas agar tidak pecah. 

Baca juga: Apa Adonan Onde-onde Bisa Disimpan untuk Besok?

Ciri adonan yang bagus yakni tidak pecah saat dibulatkan. 

"Begitu dibulatin itu dia enggak pecah. Nah itu berarti adonan sudah bagus," ujar Diding. 

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.