Temukan Bukti Kehidupan, Nasa Kaji Misi ke Venus

Kompas.com - 17/09/2020, 20:31 WIB
ilustrasi planet Venus SHUTTERSTOCKilustrasi planet Venus

KOMPAS.com - NASA sedang mempertimbangkan untuk menyetujui dua misi sains planet pada April 2021 mendatang, dari empat proposal yang sedang ditinjau.

Mengutip Reuters, Kamis (17/9/2020), Venus termasuk dalam salah satu misi tersebut, yang menurut para ilmuwan yang terlibat dapat membantu menentukan apakah planet itu memiliki kehidupan atau tidak.

Pertimbangan misi ini diperkuat dari sebuah tim peneliti internasional, terkait temuan mereka pada bukti mikroba potensial yang berada di awan Venus yang sangat asam, yakni jejak fosfin.

Baca juga: NASA Tawarkan Rp 502,3 Juta untuk Desain Toilet di Bulan

Fosfin sendiri adalah gas di Bumi yang dihasilkan oleh bakteri yang menghuni lingkungan bebas oksigen.

Temuan fosfin ini, memberikan bukti potensial yang kuat pada kehadiran kehidupan di luar Bumi.

Empat misi

Sebelumnya, pada Februari 2020 badan antariksa AS telah memilih empat misi yang diusulkan yang kini sedang ditinjau oleh panel NASA.

Melansir Channel News Asia, Kamis (17/9/2020), dua di antaranya akan melibatkan penyelidikan robotik ke Venus.

Salah satu robot itu, yang disebut sebagai DAVINCI +, nantinya akan mengirim wahana ke atmosfer Venus.

"Davinci adalah (robot) yang logis untuk dipilih jika Anda termotivasi untuk mengambil bagian dalam menindaklanjuti hal ini - karena cara untuk menindaklanjutinya adalah dengan pergi ke sana dan melihat apa yang terjadi di atmosfer," kata astrobiologis yang bekerja pada proposal DAVINCI +, David Grinspoon.

Baca juga: Menilik Bandara Hong Kong yang Gunakan Bilik Robot Disinfeksi Pertama untuk Seluruh Tubuh

Sementara itu, tiga proposal misi lainnya meliputi IVO, misi ke bulan aktif vulkanik Jupiter Io.

Lalu, Trident, yakni perjalanan untuk memetakan bulan es Neptunus, dan misi Triton dan VERITAS, yang merupakan misi kedua Venus yang akan berfokus pada pemahaman sejarah geologi planet.

NASA menyatakan bahwa pihaknya mungkin memilih satu atau dua misi.

Baca juga: UFO Diduga Muncul di Jepang, Ini Sejarah Kemunculannya

Belum terfokus ke Venus

Ilustrasi Planet VenusShutterstock Ilustrasi Planet Venus

Namun, pencarian kehidupan di tempat lain di tata surya hingga saat ini belum terfokus di Venus.

Faktanya, pada Juli 2020 NASA meluncurkan penjelajah generasi berikutnya untuk mencari jejak potensi kehidupan masa lalu di Mars.

Tetapi karena adanya temuan dari tim peneliti internasional itu, Administrator NASA Jim Bridenstine menyatakan bahwa "waktunya untuk memprioritaskan Venus."

Baca juga: Malam Ini dan Besok Ada Fenomena Langit Konjungsi Bulan-Saturnus, Apa Itu?

Bridenstine mengatakan dalam pernyataannya, bahwa proses seleksi untuk misi potensial baru akan sulit.

"Tetapi saya tahu prosesnya akan adil dan tidak memihak," ujar Bridenstine.

David Grinspoon, yang juga berprofesi sebagai ilmuwan senior di Planetary Science Institute, menerangkan bahwa proses seleksi juga harus responsif terhadap penemuan ilmiah terkini.

"Jika ada misi ke Triton sebagai finalis, dan kemudian seseorang dengan teleskop mengamati, Anda tahu, seperti menemukan stadion sepak bola di Triton, maka boleh dibilang ya, kita harus mengirim misi ke sana," ucap Grinspoon.

Baca juga: Mengenal Elon Musk, Pria di Balik SpaceX...


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X