Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Berjalan Kaki Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan, Benarkah?

Kompas.com - 27/06/2022, 19:03 WIB
Ellyvon Pranita,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Banyak orang ingin menurunkan berat badan dengan berbagai alasan, ada yang merasa sebagai keharusan karena berat badannya sudah masuk kategori obesitas, ada yang menurunkan berat badan karena penyakit tertentu, atau ada juga yang ingin memertahankan berat tubuh idealnya.

Berjalan kaki seringkali disebut-sebut sebagai salah satu cara untuk membantu menurunkan berat badan. Benarkah demikian?

Rupanya persepsi berjalan kaki bisa membantu menurunkan berat badan ini benar.

Seperti yang kita ketahui, semua aktivitas fisik, termasuk berjalan, bisa membakar lemak dalam tubuh dan ini dapat membantu Anda menurunkan berat badan.

Baca juga: 10 Cara Menurunkan Berat Badan secara Aman dan Sehat

Bahkan ketika semakin cepat Anda berjalan, maka semakin banyak juga kalori yang akan dibakar dalam tubuh.

Melansir Live Science edisi 26 Juni 2022, untuk penurunan berat badan yang aman dan berkelanjutan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan kehilangan satu sampai dua pound atau 0.9 kilogram seminggu.

Jalan kaki adalah salah satu metode terbaik untuk menurunkan berat badan, karena berdampak rendah, yang berarti mengurangi tekanan pada persendian dan oleh karena itu menurunkan risiko cedera,” kata ahli gizi Lily Chapman untuk P3RFORM.

Lily menjelaskan, jumlah kalori yang Anda bakar akan tergantung pada statistik pribadi Anda seperti tinggi badan, berat badan, persentase lemak tubuh, dan seberapa cepat Anda berjalan. 

Sebagai aturan umum, Anda akan membakar lebih banyak kalori jika detak jantung Anda lebih tinggi, dan seseorang yang kurang fit umumnya akan memiliki detak jantung yang lebih tinggi dan karenanya membakar lebih banyak kalori. 

Hal ini menjadi sesuatu yang baik, karena berjalan adalah olahraga yang lebih nyaman daripada berlari atau High Intensity Interval Training (HIIT).

Dengan begitu, banyak orang akan lebih cenderung lebih bisa mempertahankan diri untuk rutin berjalan daripada berlari.

Secara umum untuk menurunkan berat badan, Anda harus berada dalam defisit kalori. 

Menurut Lily, jika Anda membakar kalori dengan berjalan kaki, Anda tidak perlu terlalu membatasi diet Anda. Dengan begini, Anda lebih mungkin berhasil menurunkan berat badan dalam jangka panjang.

Baca juga: Awas, Ini Bahaya Menurunkan Berat Badan Terlalu Cepat!

 

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan, bahwa 'jalan kaki sedang meningkatkan efek diet energi terbatas pada kehilangan massa lemak'. 

"Diet dengan energi terbatas sama artinya dengan defisit kalori, jadi ini menunjukkan bahwa berjalan dapat mempercepat proses penurunan berat badan saat defisit kalori," jelasnya.

Studi lainnya juga menyebutkan hal yang menarik, antara berjalan kaki dan penurunan berat badan ini.

Sebuah studi oleh International Journal of Obesity and Related Metabolic Disorders, studi itu dilakukan dengan membagi dua kelompok wanita yang berjalan 30 menit sehari atau 60 menit setiap hari.

Baca juga: 6 Olahraga Terbaik untuk Menurunkan Berat Badan, Apa Saja?

Hasilnya kedua kelompok memiliki 'perubahan menguntungkan yang serupa dan signifikan dalam penurunan berat badan.

“Hal ini menunjukkan, bahwa bahkan berjalan kaki singkat setiap hari sudah cukup untuk membuat perubahan signifikan pada lemak tubuh, tekanan darah, dan bahkan kadar kolesterol Anda,” kata dia.

"Berjalan adalah aktivitas awal yang sangat baik, terutama bagi siapa saja yang tidak aktif," tambahnya.

Cara berjalan yang baik untuk turunkan berat badan

Kunci untuk menurunkan berat badan dari berjalan adalah berjalan cukup cepat atau dengan intensitas yang cukup untuk membakar lemak untuk energi. 

Pelatih pribadi sekaligus pendiri It's So Simple, Rachael Sacerdoti mengatakan, berjalanlah dengan waktu yang lama dan cepat untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

“Untuk melihat hasil yang lebih baik, berjalan untuk waktu yang lama dengan kecepatan yang lebih cepat daripada kecepatan berjalan normal Anda, akan membantu Anda mencapai penurunan berat badan yang lebih baik," jelasnya.

"Jika berjalan jauh membuat Anda takut, mulailah dengan tiga kali jalan kaki 15 menit sehari,” imbuhnya.

Bahkan, kata dia, jalan pendek seringkali juga dapat memberikan manfaat, dan jika Anda berjalan setelah makan, itu dapat membantu mengontrol kadar gula darah Anda.

Selain berjalan cepat dan waktu yang lama, berjalan besar juga masih tetap bisa membakar lemak yang tersimpan.

Salah satu cara untuk membuat berjalan lebih efektif adalah dengan menambahkan bukit, tanjakan atau melakukan interval, dan konsisten.

"Jalan menanjak sangat baik untuk ini (penurunan berat badan), baik itu tanjakan di treadmill, atau jalan cepat ke atas bukit, apa pun yang membuat detak jantung Anda sedikit lebih cepat akan membantu Anda membakar lebih banyak kalori. Juga, berjalan di tanjakan mengurangi dampak pada kaki dan persendian," ujarnya.

Baca juga: 5 Olahraga Terbaik Menurut Sains, Salah Satunya Jalan Kaki

Sacerdoti menyarankan, upayakan memadukan berbagai jenis latihan berjalan seperti interval, mendaki bukit, jalan kaki pendek dan cepat, dan yang panjang di berbagai medan. 

Namun, perlu diingat berjalan dengan waktu yang lama dan cepat juga harus disesuaikan dengan kondisi atau kemampuan tubuh pribadi Anda masing-masing.

Serta pastikan, apapun jenis latihannya, Anda harus tetap berjalan dengan punggung yang bagus dan lurus, bahu tegak, dan kepala ke atas. 

Libatkan glutes (kelompok otot terkuat) Anda di setiap langkah, mendarat di tumit, saat melemparkan kaki melangkah ke depan dan mulai melangkah lagi dorong dengan jari-jari kaki Anda.

Ingat pula untuk tetap terhidrasi selama berjalan kaki, meski sering dinilai sepele tetapi berjalan tetap akan membuat cairan dalam tubuh keluar dalam bentuk keringat, dan Anda membutuhkan cairan yang masuk untuk mencegah dehidrasi tubuh. 

Memakai sepatu yang baik dan nyaman selama berjalan kaki juga akan membantu memperbaiki postur tubuh dan menghindari cedera.

Sacerdoti menegaskan, untuk tidak lupa melakukan peregangan ketika Anda kembali dari jalan-jalan.

 Baca juga: Selain Menurunkan Berat Badan, Ini Manfaat Jalan Kaki Setiap Hari

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com