Kompas.com - 27/11/2021, 14:15 WIB
Ilustrasi gempa terkini, gempa bumi, gempa tektonik, gempa tidak berpotensi tsunami. SHUTTERSTOCK/Andrey VPIlustrasi gempa terkini, gempa bumi, gempa tektonik, gempa tidak berpotensi tsunami.


KOMPAS.com - Gempa terkini dengan kekuatan magnitudo M 5,8 mengguncang Laut Sulawesi, pada pukul 13.01 WIB, Sabtu (27/11/2021).

Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo mb=5,6.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Bambang Setiyo Prayitno MSi mengatakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,66 derajat LU ; 126,4 derajat BT.

Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 78 km arah Barat Laut Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 86 km. 

Bambang menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tektonik yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi. 

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,3 Guncang Laut Sulawesi Tak Berpotensi Tsunami

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi (Laut Sulawesi) memiliki mekanisme pergerakan geser-naik (oblique thrust fault)," kata Bambang.  

Ia pun menegaskan, meskipun lokasi pusat gempa berada di laut, tetapi hasil pemodelan BMKG tidak menunjukkan adanya potensi tsunami. Akan tetapi, masyarakat di sejumlah wilayah dikabarkan merasakan getaran akibat guncangan gempa bumi tersebut.

Seperti yang terjadi di daerah Tahuna, masyarakat merasakan getaran akibat guncangan gempa Laut Sulawesi dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang, dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,0 Guncang Laut Sulawesi, Dipicu Aktivitas Subduksi

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut," ujarnya.

Sementara itu, hasil monitoring gempa hari ini BMKG hingga pukul 13.20 WIB, Sabtu (27/11/2021) belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock gempa bumi di Laut Sulawesi. 

Namun, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Upayakan agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. 

Terkait gempa Laut Sulawesi, masyarakat disarankan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah. 

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 6,2 Guncang Laut Sulawesi, Terasa Hingga Tahuna

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.