Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/03/2024, 12:00 WIB
Monika Novena,
Resa Eka Ayu Sartika

Tim Redaksi

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Rumput laut merupakan salah satu alga yang tumbuh di sepanjang garis pantai di seluruh dunia.

Rumput laut umum dikonsumsi di negara Asia, mulai dari hidangan, salad, suplemen hingga smoothie.

Baca juga: 4 Manfaat Rumput Laut untuk Kesehatan

Tapi penasaran gak sih, kira-kira apa saja manfaat dari mengonsumsi rumput laut? Berikut beberapa di antaranya seperti dikutip dari Healthline.

Sumber vitamin dan mineral yang baik

Setiap jenis rumput laut memiliki kandungan nutrisi yang unik.

Menambahkan rumput laut kering pada makanan tidak hanya akan menambah rasa, tekstur, dan rasa tetapi juga meningkatkan asupan vitamin dan mineral.

Rumput laut juga mengandung sejumlah kecil vitamin A, C, E, dan K, bersama dengan folat, seng, natrium, kalsium, dan magnesium

Protein yang terdapat pada beberapa rumput laut, seperti spirulina dan chlorella, mengandung semua asam amino esensial.

Ini berarti rumput laut dapat membantu memastikan Anda mendapatkan asam amino lengkap.

Baca juga: Apa Manfaat Kulit Ubi bagi Kesehatan?

Mengandung beragam antioksidan 

Antioksidan dapat membuat zat tidak stabil dalam tubuh yang disebut radikal bebas menjadi kurang reaktif, sehingga tidak merusak sel Anda.

Selain itu, produksi radikal bebas berlebih dianggap sebagai penyebab beberapa penyakit, seperti penyakit jantung dan diabetes.

Nah, rumput lain mengandung antioksidan pelindung dan juga beragam senyawa tumbuhan bermanfaat termasuk termasuk flavonoid dan karotenoid.

Itu telah terbukti melindungi sel-sel tubuh Anda dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sumber serat yang mendukung kesehatan usus

Bakteri usus memainkan peran besar dalam kesehatan. Diperkirakan terdapat lebih banyak sel bakteri di tubuh daripada sel manusia.

Rumput laut adalah sumber serat yang sangat baik, yang dikenal dapat meningkatkan kesehatan usus.

Serat juga dapat menahan pencernaan dan malah digunakan sebagai sumber makanan bagi bakteri di usus besar.

Halaman:
Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com