Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 16/03/2024, 14:30 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Ubi, baik dimasak dengan direbus, dipanggang, atau dikukus, merupakan makanan yang padat nutrisi dan bermanfaat untuk kesehatan.

Tak hanya bagian dalamnya, ternyata, kulit ubi juga mengandung sejumlah nutrisi. Meski demikian, mungkin masih ada di antara kita yang bertanya-tanya, apa manfaat kulit ubi bagi kesehatan?

Manfaat kulit ubi

Kulit ubi dapat dimakan, dan kita mungkin kehilangan beberapa manfaat kesehatan jika membuangnya begitu saja. Sebagai gambaran, ubi jalar berukuran sedang (146 gram) dengan kulitnya menyediakan nutrisi sebagai berikut:

  • Kalori: 130
  • Karbohidrat: 30 gram
  • Protein: 3 gram
  • Serat: 5 gram
  • Provitamin A: 154 persen dari Nilai Harian/Daily Value (DV)
  • Vitamin C: 31 persen dari DV
  • Kalium: 15 persen dari DV

Baca juga: Memacu Potensi Ubi Kayu

Kandungan serat ubi jalar utamanya berasal dari kulit. Oleh sebab itu, menghilangkannya akan mengurangi asupan serat dari ubi.

Penelitian menunjukkan bahwa nutrisi dalam sayur dan buah cenderung terkonsentrasi di sekitar kulitnya. Dengan demikian, membuang kulitnya dapat mengurangi asupan nutrisi dan antioksidan.

Tinggi serat

Ubi jalar merupakan sumber serat yang baik. Namun, kandungan seratnya berkurang saat kulitnya dibuang.

Serat berfungsi untuk meningkatkan rasa kenyang, mendukung mikrobioma usus yang sehat, dan mengatur kadar gula darah serta kolesterol.

Sebuah studi tahun 2021 yang diterbitkan di Jurnal Agronomi meneliti berbagai nilai gizi ubi ungu yang tidak dikupas dan dikupas, serta menganalisis kulitnya sendiri.

Baca juga: Apa Saja Manfaat Konsumsi Ubi Jalar?

Studi ini menemukan bahwa mengupas ubi jalar menyebabkan hilangnya serat sebesar 64% dibandingkan dengan versi yang tidak dikupas. Jadi, peneliti menyimpulkan bahwa tidak membuang kulit ubi adalah pilihan terbaik untuk menjaga kandungan seratnya yang tinggi.

Sumber antioksidan

Ubi jalar mengandung antioksidan yang tinggi, terutama beta karoten, asam klorogenat, serta vitamin C dan E. Selain itu, ubi ungu juga kaya akan antioksidan yang disebut antosianin.

Antioksidan ini membantu mencegah kerusakan sel dan berhubungan dengan rendahnya risiko kondisi kronis seperti penyakit jantung dan kanker.

Karena antioksidan cenderung terkonsentrasi di kulit dan tepat di bawahnya, mengonsumsi kulit ubi dapat meningkatkan asupan antioksidan.

Meski kulit ubi baik untuk dikonsumsi, karena ubi merupakan umbi-umbian dan tumbuh di dalam tanah, penting untuk mencuci kulit luarnya dengan benar untuk menghilangkan sisa kotoran dan pestisida.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber Healthline
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com