Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/04/2024, 16:29 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Biasanya, setelah digunakan, spons mandi diperas terlebih dahulu untuk mengeluarkan sisa sir dan sabun, kemudian digantung di rak kamar mandi.

Namun, ketika spons digantung tanpa dibersihkan, bakteri bisa saja menumpuk sehingga mengganggu kebersihan kulit.

Bahaya tidak mencuci spons mandi

Berikut adalah beberapa efek jarang mencuci spons mandi menurut Danilo Del Campo, MD, dokter kulit di Chicago Skin Clinic.

1. Dapat Menyebabkan Iritasi Kulit

Semakin banyak kotoran, minyak, dan bakteri yang menumpuk di spons mandi, kemungkinan terjadinya iritasi kulit juga semakin besar. Hal ini terutama berlaku bagi orang-orang dengan kulit sensitif atau mereka yang hidup dengan masalah kulit seperti eksim atau psoriasis.

Baca juga: 4 Hal yang Terjadi pada Tubuh Jika Jarang Mandi

3. Dapat Menyebabkan Infeksi

Saat terdapat luka di kulit dan kita menggunakan spons mandi bekas untuk mandi, ini mungkin dapat memperparah iritasi atau luka, sekecil apa pun.

Infeksi ringan yang ditimbulkan dapat berubah menjadi kondisi yang lebih serius, seperti infeksi Staph. Namun, hal ini dapat dihindari dengan sering mencuci spons mandi dan menggunakan yang bersih setiap hari.

4. Dapat Menyebabkan Reaksi Alergi

Membiarkan bakteri bercokol di spons mandi dapat menyebabkan pertumbuhan jamur. Gejala reaksi alergi akibat jamur antara lain hidung tersumbat dan gatal , ruam, sakit kepala, mata berair, bersin, dan kelelahan.

Untuk menghindari kemungkinan efek tersebut, rajinlah mencuci spons mandi secara berkala, misal satu kali setiap minggu. Dan jika spons mandi tampak sudah tak layak pakai, segera ganti dengan yang baru.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com