Kompas.com - 26/11/2021, 21:15 WIB
Indonesia terletak di tiga lempeng aktif yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia. Wikimedia CommonsIndonesia terletak di tiga lempeng aktif yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia.

KOMPAS.com - Lempeng tektonik menjelaskan gerakan dari 15 sampai 20 lempeng Bumi yang berada di lapisan terluar Bumi, yaitu litosfer. Lempeng ini menjelaskan bagaimana gempa bumi terjadi. Gempa bumi terjadi akibat dua lempeng yang bergesekkan atau bertabrakan.

Wilayah Indonesia berada di antara tiga lempeng aktif. Ini merupakan salah satu alasan Indonesia sering mengalami gempa bumi. Tiga lempeng tersebut adalah lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia.

Pergerakan lempeng

Semua lempeng di Bumi terus bergerak. Namun, pergerakannya sangat lambat sehingga tidak terasa oleh manusia, kecuali terjadi gesekkan atau tabrakan.

Mungkin kamu bertanya, bagaimana pergerakan lempeng Pasifik dan lempeng lainnya di Indonesia? Lempeng Pasifik banyak bergerak ke arah barat dan barat laut. Lempeng Pasifik bergerak dengan kecepatan 7 sampai 11 sentimeter per tahun.

Lempeng yang kedua, yaitu lempeng Indo-Australia, bergerak relatif ke arah utara. Lempeng ketiga, yaitu lempeng Eurasia bergerak ke arah utara dengan kecepatan 6 sampai 7 sentimeter per tahun.

Jawa dan Bali merupakan titik pertemuan antara ketiga lempeng tersebut. Hasilnya adalah daerah ini menjadi daerah yang paling rawan gempa.

Daerah ini memiliki ciri-ciri zona subduksi yang ditandai dengan adanya palung laut, zona Benioff, dan cekungan busur luar. Selain itu juga banyak ditemukan pegunungan serta kegiatan gunung api.

Baca juga: Gunung Berapi Super di Mantel Bumi Membuat Lempeng Kerak Bumi Berotasi

Lempeng Eurasia

Lempeng Eurasia adalah lempeng yang mencakup wilayah Eropa dan Asia. Luas lempeng Eurasia adalah 800.000 kilometer persegi. Salah satu fitur geografis yang khas dari lempeng ini adalah Pegunungan Himalaya.

Lempeng Pasifik

Lempeng Pasifik adalah lempeng yang paling luas di dunia, yaitu dengan luas 103.300.000 kilometer persegi.

Lempeng Indo-Australia

Luas lempeng Indo-Australia adalah 58.900.000 kilometer persegi. Lempeng ini merupakan gabungan dari lempeng Australia dengan lempeng India.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.