Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Inggris Kirim Bantuan ke Gaza Melalui Udara, Ada Makanan-Bahan Bakar

Kompas.com - 22/02/2024, 18:17 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber BBC

JALUR GAZA, KOMPAS.com - Untuk pertama kalinya, Inggris mengirimkan bantuan untuk Gaza melalui udara pada Rabu (21/2/2024).

Ada empat ton pasokan termasuk obat-obatan, makanan dan bahan bakar dikirim ke wilayah tersebut dengan pesawat Angkatan Udara Yordania.

Paket yang dilengkapi parasut tersebut melayang dan dijatuhkan ke Rumah Sakit Tal Al-Hawa di Gaza utara.

Baca juga: 1 Tewas 8 Terluka akibat Pria Bersenjata Tembaki Kendaraan di Tepi Barat

Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron mengatakan bantuan tersebut diharapkan bisa menyelamatkan nyawa dan menjaga rumah sakit tetap beroperasi.

Dikutip dari BBC, Inggris hingga kini hanya mengirimkan bantuan ke Gaza melalui darat dan laut, namun bagian utara Gaza yang merupakan wilayah terlantar setelah hampir lima bulan perang tidak mungkin dijangkau.

Program Pangan Dunia (WFP) telah menghentikan pengiriman ke sana karena konvoi mereka dihadang oleh penjarah.

Karena ada militer Israel dalam jumlah besar di wilayah tersebut, maka sebagian besar penduduk terpaksa mengungsi ke selatan.

Tetapi, diperkirakan 300.000 warga Palestina masih berada di Gaza utara dengan sedikit makanan atau air dan PBB telah memperingatkan selama berbulan-bulan akan terjadinya kelaparan di sana.

Baca juga: Israel Klaim 29 Milisi Hamas Tewas dalam Operasi di Khan Younis

Pengiriman Inggris ke Yordania berisi solar, peralatan medis penting, dan paket ransum untuk pasien dan staf medis.

Saat palet terakhir berlayar ke langit malam, awak pesawat Yordania memberi hormat lantaran paket dapat mendarat tepat sasaran.

Diketahui, pesawat Hercules Angkatan Udara Kerajaan Yordania menjatuhkan empat ton bantuan Inggris langsung ke Gaza utara, tepat setelah matahari terbenam.

Palet tersebut dilengkapi dengan parasut dan pelacak GPS untuk memastikan mereka sampai di rumah sakit dan menuju ke area di sebelah utara rumah sakit lapangan tentara Yordania di Kota Gaza.

Kementerian Luar Negeri Inggris mengatakan pihaknya menandatangani perjanjian dengan Yordania awal pekan ini yang akan mengirimkan bantuan Inggris senilai $1,2 juta ke Gaza.

"Ribuan pasien akan mendapatkan manfaat dan bahan bakar yang memungkinkan rumah sakit penting ini untuk melanjutkan pekerjaannya dalam penyelamatan nyawa para korban perang," terangnya.

Baca juga: Bermain Galian Pasir di Pantai, Bocah 7 Tahun Tertimbun dan Tak Tertolong

"Namun, situasi di Gaza sangat memprihatinkan dan dibutuhkan lebih banyak bantuan dalam waktu singkat. Kami menyerukan jeda kemanusiaan segera agar bantuan tambahan dapat masuk ke Gaza secepat mungkin dan membawa pulang para sandera," harapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC

Terkini Lainnya

Dampak Terkini Serangan Iran ke Israel, Rusak Pangkalan Militer

Dampak Terkini Serangan Iran ke Israel, Rusak Pangkalan Militer

Global
Usai Luncurkan Serangan, Iran: Ini Konflik dengan Israel, AS Harus Menjauh

Usai Luncurkan Serangan, Iran: Ini Konflik dengan Israel, AS Harus Menjauh

Global
Serangan Iran ke Israel: Sirene Meraung, Hujan Ledakan, Anak 10 Tahun Terluka Parah

Serangan Iran ke Israel: Sirene Meraung, Hujan Ledakan, Anak 10 Tahun Terluka Parah

Global
Rangkuman Hari ke-779 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Timur Ukraina Memburuk | Dasar Baru Perdamaian Rusia-Ukraina?

Rangkuman Hari ke-779 Serangan Rusia ke Ukraina: Situasi Timur Ukraina Memburuk | Dasar Baru Perdamaian Rusia-Ukraina?

Global
Lebih dari 100 Drone Iran Hujani Israel, Pertahanan Udara Israel Berpotensi Kesulitan Menghalau

Lebih dari 100 Drone Iran Hujani Israel, Pertahanan Udara Israel Berpotensi Kesulitan Menghalau

Global
Iran Luncurkan Drone dan Rudal Balistik ke Israel, Tandai Awal Serangan Militer

Iran Luncurkan Drone dan Rudal Balistik ke Israel, Tandai Awal Serangan Militer

Global
[UNIK GLOBAL] Pasien Pertama Cangkok Ginjal Babi | Pria Tertua di Dunia Berusia 111 Tahun

[UNIK GLOBAL] Pasien Pertama Cangkok Ginjal Babi | Pria Tertua di Dunia Berusia 111 Tahun

Global
Putri CEO Berusia 6 Tahun Beri Nilai Satu Bintang Ke Etihad Airways, Ini Respons Hangat Maskapai

Putri CEO Berusia 6 Tahun Beri Nilai Satu Bintang Ke Etihad Airways, Ini Respons Hangat Maskapai

Global
Penikaman Massal Mal Sydney: Belum Ada Indikasi Terorisme, Motif Masih Diselidiki

Penikaman Massal Mal Sydney: Belum Ada Indikasi Terorisme, Motif Masih Diselidiki

Global
UPDATE Penikaman Massal di Mal Sydney: Korban Tewas Jadi 7 Orang, WNI Diimbau Hindari Keramaian 

UPDATE Penikaman Massal di Mal Sydney: Korban Tewas Jadi 7 Orang, WNI Diimbau Hindari Keramaian 

Global
Google Blokir Tautan Outlet Berita California dari Hasil Pencarian

Google Blokir Tautan Outlet Berita California dari Hasil Pencarian

Global
Kronologi dan Cerita Saksi Mata Penikaman Massal di Mal Sydney yang Tewaskan 5 Orang

Kronologi dan Cerita Saksi Mata Penikaman Massal di Mal Sydney yang Tewaskan 5 Orang

Global
Penikaman Massal di Mal Sydney, 5 Orang Tewas, Pelaku Ditembak Mati

Penikaman Massal di Mal Sydney, 5 Orang Tewas, Pelaku Ditembak Mati

Global
Meksiko Beri Peringatan Pascatemuan 'Obat Zombie' di Kota Perbatasan

Meksiko Beri Peringatan Pascatemuan "Obat Zombie" di Kota Perbatasan

Global
Saat Disinformasi Penyakit Kolera di Mozambik Korbankan Hampir 100 Nyawa...

Saat Disinformasi Penyakit Kolera di Mozambik Korbankan Hampir 100 Nyawa...

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com