Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Majikan Ditemukan Meninggal, PRT Ini Sebut karena Bunuh Diri dan Diwarisi Rp 43,5 Miliar

Kompas.com - 08/05/2024, 12:05 WIB
Irawan Sapto Adhi

Penulis

BANGKOK, KOMPAS.com – Seorang pekerja rumah tangga (PRT) di Thailand mendadak menjadi kaya raya setelah mendapatkan warisan dari orang yang memberinya kerja.

Perempuan PRT itu bernama Nutwalai Phupongta yang telah berusia 49 tahun.

Ia disebut telah menerima warisan aset senilai 100 juta Baht atau sekitar Rp 43,5 miliar setelah majikannya, Catherine Delocate (57), ditemukan meninggal dunia di vilanya di Pulau Koh Samui, Provinsi Surat Thani, Thailand, pada Senin (29/4/2024).

Baca juga: PRT Asal Banjarnegara Jadi Korban Penyiksaan oleh Majikan Orang Terpandang di Malaysia, KBRI Turun Tangan

Media Thailand, Bangkok Post, melaporkan Delacote adalah pengusaha asal Perancis yang memiliki lima vila kolam renang di “Negeri Gajah Putih”.

Ia disebut telah mempekerjakan Nutwalai selama 17 tahun sebagai pekerja rumah tangga.

Menurut Nuwalai, Delacote dan mantan suaminya, yang juga warga negara Perancis, pindah ke pulau itu 12 tahun lalu. Pasangan itu kemudian bercerai dan Delacote tinggal di vila sendirian.

Sebuah vila mewah di Koh Samui, Thailand, yang dinyatakan oleh Catherine dalam surat wasiatnya yang ingin dia wariskan kepada pekerja rumah tangganya.Khaosodenglish Sebuah vila mewah di Koh Samui, Thailand, yang dinyatakan oleh Catherine dalam surat wasiatnya yang ingin dia wariskan kepada pekerja rumah tangganya.

Inspektur Kepolisian setempat, Mayor Polisi Yannaphat Malai, mengatakan Delacote ditemukan tewas dengan luka tembak di pelipis kirinya. 

Ia menyebut, seorang pekerja pemeliharaan kolam telah menemukan tubuh Delacote yang tidak sadarkan diri dan genangan dara pada Senin pukul 08.00 waktu setempat. Pekerja itu kemudian menelepon atasnya untuk melapor ke polisi.

Tim medis dari rumah sakit terdekat dipanggil dan kemudian memindahkan jasad ke lantai dalam upaya resusitasi sebelum polisi tiba.

Yannaphat menyebut, penyelidikan lebih lanjut menunjukkan bahwa Delacote sebelumnya telah menstansfer 500.000 bath kepada Nutwalai untuk membayar pemakamannya.

Nutwalai sendiri, yang tinggal di rumah lain, yakin majikannya bunuh diri.

Baca juga: Sosok Perempuan Malaysia Terduga Penyiksa PRT Asal Indonesia dengan Setrika dan Air Panas

Dia mengatakan, Delacote sempat mengirim pesan ke beberapa orang sesaat sebelum kematiannya yang mengatakan bahwa dirinya akan memberikan aset-asetnya kepada PRT.

Delacote dilaporkan sempat memberitahu Nutwalai bahwa dirinya menderita kanker. Namun, Nutwalai berucap, dia tidak pernah mengatakan apa pun tentang keinginannya untuk bunuh diri.

Menurut Nutwalai, senjata yang ditemukan di tempat kejadian diperoleh Delacote setelah sempat terjadi perampokan di vila sebelumnya.

Upacara pemakaman Delacote akan diadakan di Wat Bo Pud di distrik Samui beberapa jam kemudian.

 

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com