Kompas.com - 11/08/2022, 16:55 WIB

PALM BEACH, KOMPAS.com - FBI menemukan surat dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un saat menggeledah rumah mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (8/8/2022).

Penggerebekan rumah Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, oleh FBI dilakukan untuk mengambil 15 kotak catatan Gedung Putih.

Badan Arsip Nasional AS mengatakan, Trump membawa pulang 15 kotak tersebut yang isinya termasuk informasi rahasia ke Mar-a-Lago, padahal seharusnya diserahkan kembali ke Gedung Putih setelah lengser dari jabatan presiden.

Baca juga: Trump Diam Saja Saat 6 Jam Diperiksa Jaksa Agung New York

Dikutip dari New York Post pada Selasa (9/8/2022), barang-barang yang ditemukan di rumah Trump antara lain surat Kim Jong Un dan surat dari mantan presiden Barack Obama untuk penerusnya.

Selain itu, menurut sumber yang mengatakan kepada The Washington Post, barang tak diklasifikasi lainnya yang ditemukan adalah serbet serta menu makan malam ulang tahun,

Benda-benda lainnya termasuk jadwal, daftar telepon, surat, memo, poin pembicaraan, dan lembar presentasi.

Situasi rumah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, saat digerebek FBI pada Senin (8/8/2022). Rumah Trump digerebek FBI dan brankasnya dibobol untuk penyelidikan.AP PHOTO/WILFREDO LEE Situasi rumah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, saat digerebek FBI pada Senin (8/8/2022). Rumah Trump digerebek FBI dan brankasnya dibobol untuk penyelidikan.
Seorang sumber berkata kepada CNN, penyelidik sempat mengunjungi Mar-a-Lago pada awal Juni untuk bertemu pengacara Trump tentang peluang mengembalikan informasi rahasia.

Trump mampir sebentar untuk menyapa FBI dalam pertemuan itu kemudian membawa para penyelidik ke ruang bawah tanah tempat dokumen disimpan, lanjut sumber tersebut.

Baca juga:

Lima hari kemudian, pengacara Trump diminta oleh FBI untuk mengamankan ruangan tempat dokumen-dokumen itu berada.

FBI kemudian meminta surat perintah penggeledahan untuk penggerebekan pada Senin (8/8/2022), setelah sumber mengatakan kepada Fox News bahwa penyelidik merasa tidak mendapatkan tingkat kerja sama yang sama dari pihak Trump seperti sebelumnya.

Penyelidik yakin informasi rahasia lainnya masih ada di properti milik Trump.

The Washington Post mewartakan, FBI mengambil sekitar 12 kotak dari area penyimpanan bawah tanah yang terkunci pada Senin (8/8/2022).

Trump saat penggerebekan berada di klub golfnya di Bedminster, New Jersey, untuk menikmati musim panas, menurut laporan NBC News.

Baca juga: FBI Gerebek Rumah Donald Trump di Mar-a-lago Florida

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.