Kompas.com - 11/08/2022, 13:13 WIB

MANHATTAN, KOMPAS.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (10/8/2022) menolak menjawab pertanyaan di bawah sumpah tentang dugaan penipuan di bisnis keluarganya.

Trump berdalih, dia tidak punya pilihan selain menerapkan Amendemen Kelima yang mengizinkan individu tetap diam selama interogasi.

Trump diperiksa selama enam jam di kantor Jaksa Agung New York di Manhattan.

Baca juga: Muncul Bersaksi di Pengadilan atas Penyelidikan Bisnisnya, Trump Menolak Menjawab di Bawah Sumpah

"Saya menolak menjawab pertanyaan di bawah hak dan hak istimewa yang diberikan kepada setiap warga negara di bawah Konstitusi Amerika Serikat," kata Trump dikutip dari kantor berita AFP.

"Ketika keluarga Anda, perusahaan Anda, dan semua orang di sekitar Anda menjadi target Perburuan Penyihir yang tidak berdasar dan bermotivasi politik yang didukung oleh pengacara, jaksa, dan Media Berita Palsu, Anda tidak punya pilihan," lanjutnya.

Setelah sekitar enam jam, Trump keluar dari gedung kantor tempat deposisi berlangsung, melambai dari jendela kendaraannya yang tertutup ke kerumunan kecil penonton saat iring-iringan mobilnya menjauh.

Deposisi adalah pengumpulan semua alat bukti di bawah sumpah yang dimasukkan ke dalam proses sidang.

"Pertemuan yang sangat profesional," tulisnya di Truth Social, media sosial miliknya. "Memiliki perusahaan yang fantastis dengan aset yang besar, utang yang sangat sedikit, dan uang tunai yang banyak. Hanya di Amerika!"

Situasi rumah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, saat digerebek FBI pada Senin (8/8/2022). Rumah Trump digerebek FBI dan brankasnya dibobol untuk penyelidikan.AP PHOTO/WILFREDO LEE Situasi rumah mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Mar-a-Lago, Palm Beach, negara bagian Florida, saat digerebek FBI pada Senin (8/8/2022). Rumah Trump digerebek FBI dan brankasnya dibobol untuk penyelidikan.
Deposisi dilakukan setelah penggerebekan FBI pada awal pekan ini di rumah Trump di Mar-a-Lago, Florida.

Baca juga:

Beberapa media AS mengutip sumber yang dekat dengan penyelidikan mengatakan, FBI sedang melakukan pencarian resmi terkait potensi dokumen rahasia yang dikirim ke Mar-a-Lago.

Halaman:
Sumber AFP
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Jajaki Penggunaan Jalur Fiber Optik Portugal ke Amerika

Indonesia Jajaki Penggunaan Jalur Fiber Optik Portugal ke Amerika

Global
Kisah Pelatih Sepak Bola Profesional Kini Jadi Penjual Nasi Bungkus di Kampus

Kisah Pelatih Sepak Bola Profesional Kini Jadi Penjual Nasi Bungkus di Kampus

Global
Berbicara ke Warga Rusia, Zelensky: Putin Sengaja Kirim Kalian ke Kematian

Berbicara ke Warga Rusia, Zelensky: Putin Sengaja Kirim Kalian ke Kematian

Global
Putin Ancam 10 Tahun Penjara Tentara Rusia jika Tolak Berperang

Putin Ancam 10 Tahun Penjara Tentara Rusia jika Tolak Berperang

Global
Keluh Kesah Menlu Rusia soal Ukraina di Sidang Umum PBB

Keluh Kesah Menlu Rusia soal Ukraina di Sidang Umum PBB

Global
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Setelah Kapal Induk AS Tiba di Korea Selatan

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Setelah Kapal Induk AS Tiba di Korea Selatan

Global
Rangkuman Hari Ke-213 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Tahan 726 Demonstran Anti-mobilitasai, 447 Mayat Digali di Kota Izyum

Rangkuman Hari Ke-213 Serangan Rusia ke Ukraina: Rusia Tahan 726 Demonstran Anti-mobilitasai, 447 Mayat Digali di Kota Izyum

Global
[UNIK GLOBAL] Gaji Besar TKI Cuma Jaga Kucing | Cerita Ratu Elizabeth II Blusukan

[UNIK GLOBAL] Gaji Besar TKI Cuma Jaga Kucing | Cerita Ratu Elizabeth II Blusukan

Global
Ukraina Turunkan Hubungan Diplomatik dengan Iran, Ini Tanggapan Teheran

Ukraina Turunkan Hubungan Diplomatik dengan Iran, Ini Tanggapan Teheran

Global
Presiden Iran Sebut Demo Harus Ditindak Tegas

Presiden Iran Sebut Demo Harus Ditindak Tegas

Global
PM Malaysia Dukung Palestina Sebagai Negara Merdeka, Yerusalem Ibu Kotanya

PM Malaysia Dukung Palestina Sebagai Negara Merdeka, Yerusalem Ibu Kotanya

Global
Korsel Deteksi Tanda-tanda Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korut

Korsel Deteksi Tanda-tanda Uji Coba Rudal Balistik Kapal Selam Korut

Global
Harga Energi Melonjak, Jerman Terancam Krisis Tisu Toilet

Harga Energi Melonjak, Jerman Terancam Krisis Tisu Toilet

Global
Berapa Banyak Hulu Ledak Nuklir yang Dimiliki Rusia?

Berapa Banyak Hulu Ledak Nuklir yang Dimiliki Rusia?

Global
Penjual Nasi Goreng Laporkan Pembeli ke Polisi karena Protes Harga

Penjual Nasi Goreng Laporkan Pembeli ke Polisi karena Protes Harga

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.