Kompas.com - 11/08/2022, 14:15 WIB

KOMPAS.com - Mantan Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa meminta masuk ke Thailand untuk tinggal sementara.

Jika itu terjadi, Thailand jadi negara Asia Tenggara keduanya setelah melarikan diri dari negara kepulauannya bulan lalu di tengah protes massal, kata Kementerian Luar Negeri Thailand.

Rajapaksa melarikan diri ke Singapura pada 14 Juli setelah demonstrasi meluas atas krisis ekonomi terburuk Sri Lanka dalam tujuh dekade.

Baca juga: Setelah Tinggal di Singapura, Mantan Presiden Sri Lanka ke Thailand

Ribuan pengunjuk rasa menyerbu kediaman dan kantor resminya karena kekurangan makanan, bahan bakar, dan obat-obatan.

Dia kemudian mengundurkan diri dari kursi kepresidenan, menjadi kepala negara Sri Lanka pertama yang berhenti di tengah masa jabatan.

Dilansir dari Al Jazeera, Rajapaksa diperkirakan akan meninggalkan Singapura dan menuju ke ibu kota Thailand, Bangkok, pada Kamis (11/8/2022), kantor berita Reuters melaporkan, mengutip dua sumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Kementerian Luar Negeri Sri Lanka tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Tidak ada komentar langsung dari kedutaan Sri Lanka di Singapura, yang telah mendukung upaya Rajapaksa untuk tinggal lebih lama di negara kota itu.

Tanee Sangrat, juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, mengatakan, Rajapaksa memegang paspor diplomatik yang memungkinkan dia masuk ke negara itu selama 90 hari.

Baca juga: India Protes Kunjungan Kapal Militer China ke Sri Lanka, Singgung Masalah Keamanan

Dia tidak mengatakan kapan Rajapaksa berniat berkunjung.

Halaman:
Sumber Al Jazeera
 
Pilihan Untukmu

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenlu AS Luncuran Kemitraan dengan Google di Indonesia, Ini Programnya

Kemenlu AS Luncuran Kemitraan dengan Google di Indonesia, Ini Programnya

Global
Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2022 Serukan Keterlibatan Anak Muda dalam Aksi Iklim

Pekan Diplomasi Iklim Uni Eropa 2022 Serukan Keterlibatan Anak Muda dalam Aksi Iklim

Global
14 Hari Terombang-ambing di Laut Malaysia, Nelayan Indonesia Ini Ditemukan Selamat dengan Berpegangan pada Jeriken

14 Hari Terombang-ambing di Laut Malaysia, Nelayan Indonesia Ini Ditemukan Selamat dengan Berpegangan pada Jeriken

Global
Jika Rusia Nekat Pakai Nuklir di Ukraina, Ini yang Diperkirakan Akan Terjadi

Jika Rusia Nekat Pakai Nuklir di Ukraina, Ini yang Diperkirakan Akan Terjadi

Global
Reporter TV Rusia yang Hina Putin Kabur, Masuk Daftar Buron

Reporter TV Rusia yang Hina Putin Kabur, Masuk Daftar Buron

Global
Drone Tersangkut di Kabel, 2.000 Warga Alami Mati Listrik

Drone Tersangkut di Kabel, 2.000 Warga Alami Mati Listrik

Global
Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Jet Tempur India Kawal Pesawat Iran karena Ada Ancaman Bom, Ternyata Palsu

Global
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Jepang, Penduduk Diminta Berlindung

Global
Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Zelensky Mendebat Usul Kontroversial Elon Musk tentang Perdamaian Ukraina

Global
Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Trump Gugat CNN Rp 7,26 Triliun karena Pencemaran Nama Baik

Global
Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Tembakan Rudal Korut ke Jepang Picu Evakuasi, Kali Pertama sejak 2017

Global
AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

AS Bunuh Pemimpin Milisi Al Shabaab di Somalia

Global
Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Korea Utara Dukung Rusia Caplok Wilayah Ukraina, Tuduh AS seperti Gangster di PBB

Global
Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Kebocoran di Pipa Gas Nord Stream 1 Berhenti, Nord Stream 2 Masih Bocor 30 Meter

Global
Rangkuman Hari Ke-222 Serangan Rusia ke Ukraina: Ikut Perang untuk Hindari Istri Galak | Dukungan 9 Negara NATO

Rangkuman Hari Ke-222 Serangan Rusia ke Ukraina: Ikut Perang untuk Hindari Istri Galak | Dukungan 9 Negara NATO

Global
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.