Israel Lancarkan Serangan ke Situs Hamas di Jalur Gaza Lagi Setelah Bentrokan di Perbatasan

Kompas.com - 22/08/2021, 16:06 WIB
Petugas medis di sebelah timur Kota Gaza, Sabtu (21/8/2021), mengevakuasi orang yang terluka dari pagar perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, selama protes menandai peringatan serangan pembakaran 1969 di masjid Al-Aqsa Yerusalem oleh seorang turis Australia yang kemudian diketahui sakit jiwa. AP PHOTO/ADEL HANAPetugas medis di sebelah timur Kota Gaza, Sabtu (21/8/2021), mengevakuasi orang yang terluka dari pagar perbatasan Jalur Gaza dengan Israel, selama protes menandai peringatan serangan pembakaran 1969 di masjid Al-Aqsa Yerusalem oleh seorang turis Australia yang kemudian diketahui sakit jiwa.

GAZA, KOMPAS.com - Pesawat Israel menyerang situs Hamas di Jalur Gaza Sabtu malam (21/8/2021), buntut eskalasi ketegangan di lintas perbatasan, yang melukai serius seorang tentara Israel dan 41 warga Palestina, dua diantaranya kritis.

Jatuhnya korban terjadi selama protes Gaza, yang diselenggarakan oleh Hamas dan faksi-faksi, untuk mendukung Yerusalem. Lokasi itu telah menjadi titik panas bentrokan antara Palestina dengan polisi Israel, sehingga memicu konflik Israel-Hamas selama 11 hari pada Mei.

Baca juga: Konflik Gaza Picu Peningkatan Anti-Semitisme dan Insiden Kebencian di Inggris

Ratusan warga Palestina berkumpul di dekat perbatasan yang dijaga ketat. Beberapa orang mencoba memanjat pagar perbatasan dan yang lainnya melemparkan bahan peledak ke arah pasukan Israel, kata militer Israel melansir Guardian pada Sabtu (21/8/2021).

"Pasukan IDF (militer Israel) merespons dengan cara membubarkan kerusuhan, termasuk bila perlu mengeluarkan tembakan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Di antara dua warga Palestina yang terluka parah adalah seorang anak laki-laki berusia 13 tahun, menurut kementerian kesehatan Gaza.

Sebagian besar cedera lainnya dari korban lainnya yang digolongkan sebagai sedang, termasuk tembakan ke anggota badan, punggung dan perut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bentrokan di lintas perbatasan dari Gaza itu melukai serius seorang tentara polisi perbatasan Israel, yang berada di rumah sakit menerima perawatan medis, menurut militer “Negeri Zionis”.

Tidak ada klaim tanggung jawab atas tembakan di Gaza.

Menanggapi penembakan tentara itu, “jet tempur Israel kemudian menyerang empat tempat penyimpanan senjata dan pabrik milik Hamas”, menurut militer.

Tidak ada laporan segera tentang cedera atau kerusakan.

Baca juga: Lagi, Israel Balas Balon Pembakar Gaza dengan Serangan Udara

Halaman:

Sumber Guardian
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.