Kompas.com - 09/02/2021, 11:49 WIB
Trump supporters gather outside the Capitol, Wednesday, Jan. 6, 2021, in Washington. (AP Photo/John Minchillo) AP Photo/John MinchilloTrump supporters gather outside the Capitol, Wednesday, Jan. 6, 2021, in Washington. (AP Photo/John Minchillo)

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Seorang mantan asisten dari mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melaporkan bahwa Trump senang menyaksikan para pendukungnya memporak-porandakan Capitol AS pada 6 Januari lalu.

Kepada CNN, mantan asisten Trump mengatakan bahwa mantan presiden kala itu menikmati apa yang dilihatnya pada layar TV, orang-orang dengan beberapa memakai topi MAGA dan bendera bertuliskan TRUMP di Capitol AS.

Namun Trump melalui pengacaranya membantah tuduhan terkait kerusuhan di Capitol yang menyebabkan pemakzulan kedua kali terhadapnya itu.

Baca juga: Analisis Ungkap Jutaan Orang yang Dulu Memilih Trump Kini Ingin Dia Dilarang Menjabat di Tingkat Federal

Kerusuhan 6 Januari itu terjadi usai Trump secara keliru mengeklaim bahwa dia memenangkan pemilihan presiden November 2020. Insiden tersebut menewaskan 5 orang termasuk seorang petugas kepolisian Capitol AS.

Pada saat kerusuhan itu terjadi, Partai Republik dan Demokrat sama-sama meminta Trump untuk segera turun tangan dan menyuruh pendukungnya agar berhenti.

Akan tetapi, selama berjam-jam, Trump hanya diam di dalam Gedung Putih, menyaksikan peristiwa anarkis tersebut.

Mantan asisten Trump mengatakan bahwa mantan presiden itu senang menyaksikan kerusuhan di Capitol.

Baca juga: Trump Disebut Lebih Bahagia Setelah Lengser dan Tidak “Main” Twitter

"Dia sulit dihubungi, Anda tahu kenapa? Karena dia melihat siaran langsung di TV," ujar mantan asisten Trump yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip Business Insider.

"Jika TiVo, dia hanya cukup menekan jeda dan bisa menerima panggilan. Namun jika siaran langsung TV, dia menontonnya, dan dia hanya menonton sampai semuanya terungkap."

DPR yang dikendalikan Demokrat segera memakzulkan Trump, menuduhnya menghasut pemberontakan. Sidang pemakzulan keduanya di Senat dimulai pada Selasa.

Baca juga: Nama Trump Akan Dihapus dari Kredit Home Alone 2 dan Didepak dari Serikat Film

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X