Ulama Iran Ini Sebut Penerima Vaksin Covid-19 Berubah Jadi Homoseksual

Kompas.com - 09/02/2021, 11:07 WIB
Ayatollah Abbas Tabrizian, salah satu ulama Iran yang menuai kontroversi karena menyebut vaksin Covid-19 bisa membuat orang menjadi homoseksual. https://en.radiofarda.com/a/burning-medical-book-by-advocate-of-islamic-medicine-causes-outrage-in-iran/30396427.html via Daily StarAyatollah Abbas Tabrizian, salah satu ulama Iran yang menuai kontroversi karena menyebut vaksin Covid-19 bisa membuat orang menjadi homoseksual.

TEHERAN, KOMPAS.com - Seorang ulama Iran menuai kontroversi, setelah dia menyatakan penerima vaksin Covid-19 bakal berubah jadi homoseksual.

Ayatollah Abbas Tabrizian melontarkan ujaran homofobia itu di kanal Telegram, di mana dia mempunyai 210.000 pengikut.

"Jangan dekat-dekat dengan orang yang mendapat vaksin Covid-19. Mereka sudah berubah jadi homoseksual," kata Ayatollah Tabrizian.

Baca juga: Pemuka Agama di Israel Sebarkan Isu Vaksin Covid-19 Sebabkan Orang Jadi Gay

Ini bukan pertama kalinya ulama yang berasal dari Qom itu mengejek obat-obatan yang dikembangkan oleh negara Barat.

Sebelumnya, dia pernah disorot setelah membakar buku Harrison's Manual of Medicine karena dia anggap "tidak relevan".

Komentar Ayatollah Tabrizian soal vaksin virus corona tak pelak mendapatkan kecaman, bahkan dari sesama warga Iran.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sheina Vojoudi kepada The Jerusalem Post mengatakan, Tabrizian mengomentari sebuah isu dengan mengaitkan ke seksualitas.

"Ulama di Iran mengalami kekurangan baik di pengetahuan maupun kemanusiaan," ulas Vojoudi yang merupakan pembangkang Teheran.

Vojoudi menuding seperti dikutip Daily Star Senin (8/2/2021), tujuan dari Ayatollah Tabrizian adalah menyebarkan ketakutan supaya orang takut divaksinasi.

Baca juga: Hakim Kenya Menerima Pemeriksaan Dubur Kaum Homoseksual

Karena itu, rezim yang berkuasa bisa mendapat vaksin dari Pfizer, dan berdalih mereka tak bisa menyediakan karena tak percaya Barat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang

Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X