Kompas.com - 19/01/2021, 05:39 WIB
Ilustrasi penyuntikan vaksin Covid-19. DPA/ILIYA PITALEV via DW INDONESIAIlustrasi penyuntikan vaksin Covid-19.

TEL AVIV, KOMPAS.com - Sorang Rabi Ultra Orthodox mengatakan kepada pengikutnya untuk menghindari mendapatkan vaksin Covid-19 karena dapat "membuat mereka menjadi gay".

Media Israel melaporkan Rabi Daniel Asor yang telah mengumpulkan banyak pengikut online, mengklaim upaya inokulasi adalah bagian dari "kejahatan global pemerintah" yang mencoba untuk "membangun tatanan dunia baru".

Dia menyebarkan isu yang tidak benar bahwa ada hubungannya antara vaksin dan homoseksualitas, seperti yang dilansir dar Independent pada Senin (18/1/2021).

Baca juga: Tahanan Palestina Dapat Vaksin Covid-19 di Penjara Israel

Pernyataan kontras dengan para rabi orthodox terkemuka yang menyerukan kepada pengikut mereka untuk mengambil suntuk vaksin virus corona.

Menurut kantor berita Israel, Yahom, Asor memberikan khotbahnya yang mengklaim informasi yang salah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setiap vaksin dibuat dari subsrat embrio, dan kita memiliki bukti tentang itu, menyebabkan orientasi berlawanan," ujarnya yang tampak mengarah pada homoseksualitas.

Baca juga: Turki Dituduh “Korbankan” Muslim Uighur demi Vaksin Covid-19

Kelompok hak asasi LGBT+, Havruta, menanggapi pernyataan Asor dengan guyonan bahwa mereka "saat ini bersiap menyambut anggota baru kami yang akan datang".

Israel saat ini menargetkan untuk memvaksinasi 5 juta dari 9 juta penduduk dan membuka kembali aktivitas ekonomi pada pertengahan Maret mendatang.

Israel menunjukkan upaya vaksinasi Covid-19 tercepat di dunia.

Baca juga: 2,1 Juta Vaksin Covid-19 Pfizer Akan Tersedia untuk Lebanon

Lebih dari 2 juta penduduk Israel telah mendapatkan satu dosis suntikan vaksin Covid-19, ketika sekitar 225.000 warga telah mendapatkan suntikan kedua.

Seorang pejabat senior kesehatan mengatakan pada Jumat (15/1/2021) bahwa negaranya berada dalam "tahap akhir" pandemi Covid-19.

Baca juga: WHO: Dunia di Ambang Bencana Moral dalam Distribusi Vaksin Covid-19

Penduduk yang berusia 45 tahun dan lebih mendapatkan tawaran vaksin Covid-19 mulai Minggu (17/1/2021), yang disebutnya sebagai tanda dari program vaksinasi Israel yang cepat. Satu dari 5 populasinya telah mendapatkan vaksin Covid-19.

“Israel, dengan skala upaya vaksinnya, menunjukkan kepada dunia bahwa ada strategi keluar dari masalah,” kata Ronni Gamzu, penasihat pemerintah tentang Covid-19 dan direktur sebuah rumah sakit di Tel Aviv, kepada Channel 12.

Baca juga: Brasil Setujui Penggunaan Dua Vaksin Ini tapi Tangguhkan Sputnik V Rusia, Kenapa?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

POPULER GLOBAL: 10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik | Kenapa Mark David Chapman Bunuh John Lennon

POPULER GLOBAL: 10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik | Kenapa Mark David Chapman Bunuh John Lennon

Global
Olaf Scholz Resmi Jadi Kanselir Baru Jerman, Ini Tantangan Pemerintahannya

Olaf Scholz Resmi Jadi Kanselir Baru Jerman, Ini Tantangan Pemerintahannya

Global
Arab Saudi Klaim Perancis Salah Tangkap Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Arab Saudi Klaim Perancis Salah Tangkap Tersangka Pembunuhan Khashoggi

Global
Miliarder Jepang Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa dengan Roket Rusia

Miliarder Jepang Meluncur ke Stasiun Luar Angkasa dengan Roket Rusia

Global
Kali Pertama, Papua Nugini Gelar Pemakaman Massal Pasien Covid-19

Kali Pertama, Papua Nugini Gelar Pemakaman Massal Pasien Covid-19

Global
Produsen Bir di Milwaukee Pakai Pohon Natal Kota untuk Membuat Bir

Produsen Bir di Milwaukee Pakai Pohon Natal Kota untuk Membuat Bir

Global
Helikopter Militer Membawa Jenderal Bintang Empat India Jatuh

Helikopter Militer Membawa Jenderal Bintang Empat India Jatuh

Global
Pria Afrika Selatan Pecahkan Rekor Dunia Handspring Satu Tangan

Pria Afrika Selatan Pecahkan Rekor Dunia Handspring Satu Tangan

Global
Menteri Kolombia Ancam Kartel Narkoba: Menyerah Atau Kami Akan Memburu Anda

Menteri Kolombia Ancam Kartel Narkoba: Menyerah Atau Kami Akan Memburu Anda

Global
Nama Calon Bayi Iparnya Sama dengan Nama Anjingnya, Pria Ini Bingung

Nama Calon Bayi Iparnya Sama dengan Nama Anjingnya, Pria Ini Bingung

Global
10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di Dunia

10 Negara dengan Kualitas Hidup Terbaik di Dunia

Global
Kisah Perempuan Indonesia Bekerja Bersama Warga Aborigin di Pedalaman Australia

Kisah Perempuan Indonesia Bekerja Bersama Warga Aborigin di Pedalaman Australia

Global
Teori Konspirasi Pembunuhan John Lennon, CIA dan Stephen King Terlibat?

Teori Konspirasi Pembunuhan John Lennon, CIA dan Stephen King Terlibat?

Global
Israel Selesai Bangun “Tembok Besi” Penghalang di Perbatasan Gaza

Israel Selesai Bangun “Tembok Besi” Penghalang di Perbatasan Gaza

Global
Terlibat Pembunuhan Brutal, 20 Mahasiswa di Bangladesh Dijatuhi Hukuman Mati

Terlibat Pembunuhan Brutal, 20 Mahasiswa di Bangladesh Dijatuhi Hukuman Mati

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.