Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kompas.com - 03/12/2020, 20:45 WIB
Canadas Deputy Prime Minister/Finance Minister Chrystia Freeland (R) speaks during a news conference on Parliament Hill August 18, 2020 in Ottawa, Canada, as Prime Minister Justin Trudeau looks. - Prime Minister Justin Trudeau tapped Chrystia Freeland to be Canadas first female finance minister on Tuesday as an ethics scandal that clipped her predecessors wings reverberates through the government. Freeland received a standing ovation after being sworn in at a small ceremony at Rideau Hall, the official residence of Governor General Julie Payette in Ottawa. (Photo by Dave Chan / AFP) DAVE CHANCanadas Deputy Prime Minister/Finance Minister Chrystia Freeland (R) speaks during a news conference on Parliament Hill August 18, 2020 in Ottawa, Canada, as Prime Minister Justin Trudeau looks. - Prime Minister Justin Trudeau tapped Chrystia Freeland to be Canadas first female finance minister on Tuesday as an ethics scandal that clipped her predecessors wings reverberates through the government. Freeland received a standing ovation after being sworn in at a small ceremony at Rideau Hall, the official residence of Governor General Julie Payette in Ottawa. (Photo by Dave Chan / AFP)

OTTAWA, KOMPAS.com - Menteri Keuangan Kanada, Chrystia Freeland mengatakan akan menggelontorkan paket bantuan ekonomi terbesar bagi negara tersebut sejak Perang Dunia II.

Melansir BBC, pengeluaran itu akan membawa defisit ke 381,6 miliar dollar Kanada (Rp 4,1 kuadriliun) pada Maret 2021.

Pengumuman ini adalah pembaruan fiskal penuh pertama dari pemerintah Liberal Kanada sejak dimulainya pandemi. Tepat saat negara itu berjuang melawan gelombang kedua infeksi Covid-19.

Jumlah kasus aktif di Kanada telah meningkat lebih dari dua kali lipat pada November saja. Membawa jumlah total infeksi menjadi lebih dari 376.000 - menurut penghitungan dari Universitas Johns Hopkins. Sejauh ini, lebih dari 12.000 orang Kanada meninggal.

"Ketika virus terkendali dan ekonomi kami siap untuk pertumbuhan baru, kami akan menggunakan paket stimulus yang ambisius," untuk digunakan selama tiga tahun kedepan,” kata Freeland di House of Commons, Senin (30/11/20).

Pengeluaran yang digelontorkan pemerintah "Negeri Mapple" itu setara dengan setidaknya 3-4 persen dari PDB Kanada.

Baca juga: Update Corona Global: 64 Juta Infeksi | Stimulus Covid-19 di Kanada | Rencana Vaksinasi di Perancis

Rencana fiskal ini menjanjikan 100 miliar dollar Kanada (Rp 1,1 kuadriliun) untuk membantu provinsi dan wilayah meningkatkan pengendalian infeksi Covid-19 di fasilitas perawatan jangka panjang.

Termasuk untuk membantu sektor bisnis yang terkena dampak paling parah. Diantaranya industri di sektor pariwisata, perjalanan, dan seni.

Mereka yang memenuhi syarat akan mendapat pinjaman bisnis hingga 1 juta dollar Kanada (Rp 11 miliar) dengan jangka waktu 10 tahun.

Bagi keluarga berpenghasilan rendah dan menengah paket ini menjanjikan bantuan hingga 1.200 dollar Kanada (Rp 13 juta) untuk setiap anak di bawah 6 tahun.

Halaman:
Baca tentang

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintahan Biden Masukkan Risiko Perubahan Iklim dalam Strategi Militer AS

Pemerintahan Biden Masukkan Risiko Perubahan Iklim dalam Strategi Militer AS

Global
Ledakan Besar di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Ledakan Besar di Arab Saudi, Kelompok Tak Dikenal Mengeklaim Bertanggung Jawab

Global
Dituduh Curi Ikan, 2 Kapal Nelayan China Ditangkap Vanuatu

Dituduh Curi Ikan, 2 Kapal Nelayan China Ditangkap Vanuatu

Global
Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Biden Bekukan Penjualan Senjata Miliaran Dollar AS ke Arab Saudi dan UEA

Global
Pasien Covid-19 Membeludak di Portugal, Jerman Kirim Bantuan Tenaga Ahli

Pasien Covid-19 Membeludak di Portugal, Jerman Kirim Bantuan Tenaga Ahli

Global
Perempuan Berdaya: Para Pejuang Minoritas Gebrak Dominasi dari Kamala Harrris hingga Iman Ghaleb al-Hamli

Perempuan Berdaya: Para Pejuang Minoritas Gebrak Dominasi dari Kamala Harrris hingga Iman Ghaleb al-Hamli

Global
Jadi Menlu AS yang Baru, Ini Janji Antony Blinken

Jadi Menlu AS yang Baru, Ini Janji Antony Blinken

Global
[POPULER GLOBAL] Ledakan Guncang Ibu Kota Arab Saudi | China Terapkan Swab Anal

[POPULER GLOBAL] Ledakan Guncang Ibu Kota Arab Saudi | China Terapkan Swab Anal

Global
Sebuah Buku Terbaru Ungkap Bagaimana Trump 'Berutang Budi' kepada KGB

Sebuah Buku Terbaru Ungkap Bagaimana Trump 'Berutang Budi' kepada KGB

Global
Promosikan Obat 'Ajaib' Covid-19, Presiden Venezuela Dibanjiri Kritik

Promosikan Obat "Ajaib" Covid-19, Presiden Venezuela Dibanjiri Kritik

Global
Arkeolog Temukan Koin Perak Era Romawi Kuno di Turki

Arkeolog Temukan Koin Perak Era Romawi Kuno di Turki

Global
Biden Tunjuk Keturunan Palestina Jadi Pejabat Intelijen AS

Biden Tunjuk Keturunan Palestina Jadi Pejabat Intelijen AS

Global
Kritik Akses Pendidikan di Kolombia, Aktivis Cilik Ini Diancam Dibunuh

Kritik Akses Pendidikan di Kolombia, Aktivis Cilik Ini Diancam Dibunuh

Global
Paspor Imunitas Covid-19 Tuai Kontroversi, Bermanfaat atau Berisiko?

Paspor Imunitas Covid-19 Tuai Kontroversi, Bermanfaat atau Berisiko?

Global
'Akvadiskoteka' Lagu Protes yang Viral di Rusia Rupanya Terinspirasi dari 'Istana Putin'

'Akvadiskoteka' Lagu Protes yang Viral di Rusia Rupanya Terinspirasi dari 'Istana Putin'

Global
komentar
Close Ads X