Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sisa-sisa Kerangka Manusia Ditemukan di Bunker Perang Dunia II

Kompas.com - 07/05/2024, 11:31 WIB
Albertus Adit

Penulis

Sumber ABC News

WARSAWA, KOMPAS.com - Jaksa Polandia telah menghentikan penyelidikan terhadap kerangka manusia yang ditemukan di sebuah bunker Wolf Lair Hitler, Polandia.

Hal itu diungkapkan juru bicara pada Senin (6/5/2024). Dijelaskan bahwa bunker itu jadi tempat Adolf Hitler dan para pemimpin Nazi lainnya menghabiskan waktu selama Perang Dunia II.

Penyelidikan itu dihentikan karena kondisi pembusukan yang semakin parah membuat penyebab kematian tidak dapat ditentukan.

Baca juga: 5 Orang Tewas di Rafah dalam Serangan Udara Israel Semalam

Dikutip dari ABC News, jenazah ditemukan pada 24 Februari di Wolf's Lair, yang berfungsi sebagai markas besar Hitler dari tahun 1941-1944, yakni ketika wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Jerman.

Kompleks yang terdiri dari sekitar 200 bunker dan barak militer Nazi yang tersembunyi di dalam hutan adalah lokasi upaya pembunuhan yang gagal terhadap Hitler oleh Kolonel Claus Stauffenberg pada 20 Juli 1944. Situs tersebut sekarang menjadi objek wisata.

Juru bicara kantor kejaksaan di kota terdekat Ketrzyn, Daniel Brodowski, mengatakan, petugas polisi mengamankan jenazah tersebut setelah ditemukan oleh kelompok lokal, Latebra, yang mencari benda bersejarah.

Seorang ahli medis forensik memeriksa mereka di bawah pengawasan kantor kejaksaan, yang berusaha menentukan apakah telah terjadi pembunuhan tidak disengaja.

Mereka menghentikan penyelidikan pada akhir Maret karena kurangnya bukti bahwa kejahatan telah dilakukan, kata Brodowski kepada The Associated Press dalam sebuah pernyataan email.

Pakar menyatakan bahwa sisa-sisa tulang atau kerangka itu berasal dari manusia dan berasal dari setidaknya empat orang.

"Tiga di antaranya kemungkinan besar adalah pria paruh baya, dan yang keempat adalah seorang anak berusia beberapa tahun yang jenis kelaminnya tidak dapat ditentukan," tulis Brodowski.

Namun karena sisa-sisa jasadnya sudah membusuk, penyebab kematiannya tidak dapat ditentukan lagi.

Baca juga: Juara Angkat Besi Eropa Ini Tewas dalam Perang Membela Ukraina

Ahli medis juga mengatakan bahwa jasad itu sudah setidaknya beberapa puluh tahun yang lalu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com