Saad Hariri jadi Perdana Menteri Lebanon Lagi untuk Bentuk Kabinet Reformasi

Kompas.com - 23/10/2020, 19:25 WIB

BEIRUT, KOMPAS.com - Presiden Lebanon Michel Aoun menunjuk Saad Hariri untuk kembali menjabat menjadi perdana menteri dan membentuk kabinet baru dan dia berjanji melakukan reformasi dengan kabinet yang terdiri dari para ahli non-politik.

Michel Aoun pada Kamis (22/10/2020) memberi mandat kepada Saad Hariri untuk membentuk kabinet baru. Politisi kawakan berusia 50 tahun itu sudah pernah 3 kali menjabat perdana menteri.

Tahun lalu dia mengundurkan diri setelah tekanan gerakan protes yang menuntut reformasi. Kini untuk keempat kalinya, Hariri akan memimpin Lebanon, di masa-masa yang sangat sulit dan di tengah krisis mendalam.

"Saya akan bekerja untuk membentuk pemerintahan dengan cepat karena waktu hampir habis," kata Saad Hariri dan menegaskan, ini adalah "kesempatan satu-satunya dan terakhir" bagi Lebanon untuk melakukan perombakan politik dan reformasi menyeluruh.

Baca juga: Kepala Keamanan Lebanon Positif Covid-19 Setelah Berkunjung di Gedung Putih

Melansir DW Indonesia pada Jumat (23/10/2020), Saad Hariri mengatakan akan "membentuk kabinet yang terdiri dari para ahli non-politik dengan misi reformasi ekonomi, keuangan dan administrasi yang tertuang dalam peta jalan inisiatif Perancis".

Dia akan mulai melakukan konsultasi dengan berbagai fraksi di parlemen pada Jumat (23/10/2020).

Lebanon berada di bawah tekanan internasional untuk membentuk kabinet darurat yang independen guna mengatasi penurunan ekonomi yang diperburuk oleh pandemi virus corona dan ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut pada 4 Agustus.

Insiden ledakan itu menyulut kemarahan warga dan menyebabkan pengunduran diri pemerintahan Perdana Menteri Hassan Diab, yang kemudian digantikan seorang diplomat yang relatif tidak dikenal, Mustapha Adib.

Namun tidak sampai sebulan, Adib juga menyerah dan meletakkan jabatan setelah mendapat penentangan dari beberapa partai utama di parlemen.

Baca juga: Respons Keras Partai Utama Syiah di Lebanon atas Perundingan Negara Itu dengan Israel

Saad Hariri didukung mayoritas parlemen

Segera setelah Presiden Michel Aoun menunjuknya, Saad Hariri diambil sumpahnya untuk menjabat perdana menteri baru.
Proses pembentukan kabinet biasanya berlangsung alot, karena tradisi pembagian kekuasaan antara blok-blok politik untuk menjaga keseimbangan antara berbagai komunitas politik dan agama.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Mengapa Kasus Cacar Monyet Tiba-tiba Muncul di Seluruh Dunia, Mungkinkah Ada Mutasi Virus?

Global
Apa itu IPEF, Kerangka Ekonomi Baru yang Ditawarkan AS ke Asia?

Apa itu IPEF, Kerangka Ekonomi Baru yang Ditawarkan AS ke Asia?

Global
Busana Muslim Indonesia Disambut Antusias di Kazan Modest Fashion Show Rusia

Busana Muslim Indonesia Disambut Antusias di Kazan Modest Fashion Show Rusia

Global
Rusia Gunakan Senjata Ilegal di Ukraina, dari FAB-250 hingga Bom Tandan

Rusia Gunakan Senjata Ilegal di Ukraina, dari FAB-250 hingga Bom Tandan

Global
Indonesia Promosi Produk Halal ke Tatarstan melalui Russia Halal Expo 2022

Indonesia Promosi Produk Halal ke Tatarstan melalui Russia Halal Expo 2022

Global
Duterte ke Putin: Saya Membunuh Penjahat, Bukan Anak-anak dan Orang tua

Duterte ke Putin: Saya Membunuh Penjahat, Bukan Anak-anak dan Orang tua

Global
Seorang Pria Terobos Kedutaan Qatar di Paris dan Serang Penjaga hingga Tewas

Seorang Pria Terobos Kedutaan Qatar di Paris dan Serang Penjaga hingga Tewas

Global
Pembaca Berita Pria Afghanistan Ikut Tutupi Wajah, Protes Tuntutan Taliban bagi Rekan Wanita

Pembaca Berita Pria Afghanistan Ikut Tutupi Wajah, Protes Tuntutan Taliban bagi Rekan Wanita

Global
Kisah Insiden Kacang 2014: Saat Penerbangan Korean Air Tertunda Hanya Gara-gara Kacang

Kisah Insiden Kacang 2014: Saat Penerbangan Korean Air Tertunda Hanya Gara-gara Kacang

Global
Pemimpin Sekte Pemuja Mayat di Thailand Ditangkap, Percaya Air Kencing Jenazah Bisa Sembuhkan Penyakit

Pemimpin Sekte Pemuja Mayat di Thailand Ditangkap, Percaya Air Kencing Jenazah Bisa Sembuhkan Penyakit

Global
3 Kegagalan Rusia dalam Perang Ukraina, Termasuk di Pulau Ular dan Tewasnya Para Jenderal

3 Kegagalan Rusia dalam Perang Ukraina, Termasuk di Pulau Ular dan Tewasnya Para Jenderal

Global
Nasib Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup: Di Antara Rencana Banding dan Ancaman Hukuman Balik Rusia

Nasib Tentara Rusia yang Dihukum Seumur Hidup: Di Antara Rencana Banding dan Ancaman Hukuman Balik Rusia

Global
Rusia Dituduh Lancarkan Operasi “Bumi Hangus” di Donbas, Serang Kota Tanpa Pandang Bulu

Rusia Dituduh Lancarkan Operasi “Bumi Hangus” di Donbas, Serang Kota Tanpa Pandang Bulu

Global
Puluhan Miliarder Baru Muncul dari Sektor Pangan Dunia Hanya dalam 24 Bulan, Apa Penyebabnya?

Puluhan Miliarder Baru Muncul dari Sektor Pangan Dunia Hanya dalam 24 Bulan, Apa Penyebabnya?

Global
Pria Ini Buat Rumah Anjing Mewah Seharga Rp 749 Juta, Punya Roller Coaster Khusus Anjing

Pria Ini Buat Rumah Anjing Mewah Seharga Rp 749 Juta, Punya Roller Coaster Khusus Anjing

Global
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.