Ucapan Paus Fransiskus Soal Ikatan Sipil Sesama Jenis Tuai Kontroversi Dunia

Kompas.com - 23/10/2020, 18:52 WIB
Paus Francis melambaikan tangan ketika dia tiba untuk memimpin audiensi umum mingguannya di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 10 Februari 2016. (REUTERS/Max Rossi)
Max RossiPaus Francis melambaikan tangan ketika dia tiba untuk memimpin audiensi umum mingguannya di Lapangan Santo Petrus di Vatikan, 10 Februari 2016. (REUTERS/Max Rossi)

MEKSIKO, KOMPAS.com - Pernyataan Paus Fransiskus di sebuah film dokumenter "Francesco" yang mengatakan mendukung legalitas ikatan sipil sesama jenis mendapatkan sorotan seluruh dunia.

Sebagian menyambut baik dan menganggap sebagai dorongan untuk membebaskan doktrin gereja yang mengutuk.

Melansir Associated Press pada Kamis (23/10/2020), di Filipina, para pejabat melihat potensi perubahan politik setelah kata-kata paus.

Di Zimbabwe, aktivis untuk persamaan hak memuji pernyataan tersebut, tetapi ragu itu akan segera membawa perubahan di negara di mana diskriminasi terhadap komunitas LGBT terus meluas.

Di Amerika Latin, reaksi terpecah. Ada yang menolak karena pengaruh dari Gereja Katolik Roma masih kuat.

Sedangkan, sebagian negara bagian lainnya mendukung dan telah melegalkan pernikahan sesama jenis dalam beberapa tahun terakhir.

Awal tahun ini, Kosta Rika menjadi negara keenam di Amerika Latin yang mengizinkan pernikahan sesama jenis.

Ekuador melegalkannya tahun lalu, dan Panama berada di tengah-tengah perdebatan sengit tentang topik itu sekarang.

Baca juga: Mantan Wapres RI Jusuf Kalla Dijadwalkan Bertemu Paus Fransiskus dan Imam Besar Al Azhar Ahmad Al Thayyib

Ini juga diizinkan di beberapa negara bagian Meksiko serta Brasil, Argentina, Kolombia, dan Uruguay.

Dorongan terbaru sebagian didorong oleh opini yang dikeluarkan pada Januari 2018 oleh Pengadilan Hak Asasi Manusia Inter-Amerika.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X