Kompas.com - 21/05/2022, 14:13 WIB

KOMPAS.com - Selat solo merupakan makanan khas Solo, Jawa Tengah yang bercita rasa manis.

Makanan yang kerap disebut sebagai steak khas Jawa ini terbuat dari potongan daging sapi, serta aneka sayuran sebagai pendampingnya.

Cara membuat selat solo susah-susah gampang. Sama dengan olahan daging lainnya, kamu harus memastikan potongan daging selat solo sudah empuk saat disajikan.

Manis dan gurihnya selat solo yang berasal dari campuran bumbu dan kecap pun harus terasa sedap di lidah.

Coba ikuti empat cara membuat selat solo empuk dan enak ini. Tips yang dibagikan oleh Chef Sisca Soewitomo bisa menjadi bekal sebelum bikin selat solo.

Baca juga:

1. Pilih potongan daging yang tepat

Ilustrasi tenderloin yang masih ada bagian lemaknya. SHUTTERSTOCK/TANIA CASTAN Ilustrasi tenderloin yang masih ada bagian lemaknya.

Sisca mengatakan, potongan daging sapi mana saja bisa diolah menjadi selat solo. Namun, sebaiknya daging yang digunakan tidak mengandung banyak lemak.

"Bisa pakai daging has dalam. Bagian daging ini bisa dipastikan terlebih dulu sudah tidak ada lemaknya," ujar Sisca dalam acara live cooking Chef Expo 2022 di Jakarta International Expo, Jumat (21/5/2022).

"Sebenarnya pakai daging bagian apa saja boleh tetapi has dalam itu matangnya cepat karena memang empuk," lanjutnya.

Baca juga: Resep Selat Solo Komplet ala Rumahan, Bistik Daging Berkuah

2. Marinasi daging minimal 15 menit

Ilustrasi daging yang sedang dimarinasi.PIXABAY/ Bruno /Germany Ilustrasi daging yang sedang dimarinasi.

Potongan daging sapi harus dimarinasi terlebih dahulu sebelum membuat selat solo.

Sisca mengatakan, daging untuk membuat selat solo bisa dimarinasi menggunakan bawang merah, kaldu bubuk, dan kecap manis.

"Bawang merah cincangnya dibaluri (ke daging) langsung pakai tangan untuk memastikan bumbunya merata, kemudian lumuri pakai kecap manis dan kaldu bubuk," ujar Sisca.

Daging untuk membuat selat solo setidaknya harus dimarinasi selama 15 menit hingga bumbunya meresap sempurna.

"Tidak segera mengolahnya juga tidak papa. Kalau bisa didiamkan pagi hingga malam. Semakin lama, semakin enak," kata Sisca.

Baca juga:

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.