Berikut Hukum Tidur Setelah Makan Sahur dan Shalat Subuh Saat Puasa Ramadhan

Kompas.com - 10/05/2020, 20:02 WIB
Ilustrasi tidur. ShutterstockIlustrasi tidur.

KOMPAS.com - Tidur adalah cara manusia untuk meningkatkan atau mengembalikan energi setelah seharian beraktivitas, terlebih saat ini memasuki bulan puasa.

Kebiasaan yang terjadi, ada beberapa umat Muslim yang kembali tidur setelah selesai melakukan makan sahur.

Atau, setelah menunaikan ibadah shalat Subuh, mereka kembali menarik selimut untuk memejamkan mata.

Baca juga: Shalat Tarawih di Rumah, Pilih 11 atau 23 Rakaat? Simak Penjelasan Lengkapnya

Lantas, bagaimana hukum tidur setelah makan sahur dan shalat subuh?

Hukumnya makruh

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surakarata Musta'in Ahmad mengatakan, tidur setelah shalat subuh sebenarnya tidak dilarang dan diperbolehkan.

Namun, tidur setelah shalat Subuh sebaiknya tidak dilakukan karena hal itu termasuk makruh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tidur setelah shalat Subuh hukumnya makruh atau sebaiknya dihindari," kata Musta'in saat dihubungi Kompas.com, Minggu (10/5/2020).

Lalu, mengenai tidur setelah makan sahur, Musta'in juga memaparkan bahwa hal itu tidak baik untuk kesehatan.

Pasalnya, tidur setelah sahur sama dengan tidur setelah makan.

"Bila sahurnya telah larut, maka dikhawatirkan Subuhnya kesiangan," ujar Musta'in.

Ia menganjurkan agar setelah makan sahur maupun setelah shalat Subuh untuk tidak kembali tidur.

Baca juga: Lupa Mandi Besar Saat Bulan Ramadhan, Batalkah Puasanya? Berikut Penjelasan dan Tata Caranya

Beberapa dalilnya

Rasulullah SAW bahkan secara khusus mendoakan waktu pagi kepada umatnya.

Rasulullah SAW bersabda, "Ya Allah berkahilah untuk umatku waktu pagi mereka." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah).

Sementara itu, Ibnul Qayyim Al Jauziyah juga berkata tentang keutamaan awal hari dan makruhnya menyia-nyiakan waktu dengan tidur.

Beliau berkata: "Termasuk hal yang makruh bagi mereka - yaitu orang shalih - adalah tidur antara shalat subuh dengan terbitnya matahari, karena waktu itu adalah waktu yang sangat berharga sekali."

Dalam sebuah hadis riwayat al-Baihaqi dan Ibnu Hibban, suatu saat Rasulullah SAW mendapati Fatimah tengah tiduran usai shalat Subuh.

Lalu Rasul berkata,"Wahai Fatimah bangun dan saksikanlah rezeki Tuhanmu dan jangan sampai masuk golongan orang lalai, karena sesungguhnya Allah membagi rezeki hamba-Nya sejak habis munculnya waktu fajar hingga terbit matahari."

Baca juga: Bolehkah Sahur Saat Azan Subuh Dikumandangkan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.