Australia Buka Perbatasan Paling Lambat Akhir Desember

Kompas.com - 24/09/2021, 21:27 WIB
Menteri Pariwisata Australia Dan Tehan menjelaskan rencana pemerintah Australia untuk membuka kembali perbatasan negaranya paling lambat akhir Desember 2021. ABC INDONESIAMenteri Pariwisata Australia Dan Tehan menjelaskan rencana pemerintah Australia untuk membuka kembali perbatasan negaranya paling lambat akhir Desember 2021.

CANBERRA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Australia Dan Tehan mengisyaratkan rencana pemerintah federal membuka kembali perbatasan negara ini paling lambat pada musim liburan Natal.

Tehan menyebutkan, pemerintah sedang menyiapkan sistem yang memungkinkan warganya meninggalkan Australia dan pulang kembali tanpa harus menjalani karantina hotel selama 14 hari.

"Kami sedang mempersiapkan hal itu untuk memastikan bila perbatasan internasional dibuka, paling lambat pada musim Natal, warga Australia sudah bisa bepergian dengan QR Code yang ditautkan ke paspor, yang akan dapat menunjukkan bukti vaksinasi,” katanya pada Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Singapura Dukung Australia Bentuk Pakta AUKUS dengan AS dan Inggris

Ia mengakui masih ada beberapa isu terkait program karantina rumah. Namun pada akhir tahun, diharapkan sebagian besar negara bagian dan teritori telah memiliki program seperti ini.

"Namun rencana ini pada prinsipnya didasarkan atas tingkat vaksinasi 80 persen secara nasional," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut rencana ini, warga Australia akan diizinkan bepergian ke luar negeri lagi setelah 80 persen penduduk berusia 16 tahun ke atas telah dua kali divaksinasi Covid-19.

Sementara bagi warga Australia yang baru menerima salah satu vaksin yang disetujui di Australia — yaitu vaksin AstraZeneca (atau Vaxzevria), Pfizer, Moderna dan Johnson & Johnson — akan dikarantina di rumah untuk jangka waktu yang lebih singkat.

Australia Selatan saat ini sedang menguji coba program karantina rumah yang lebih singkat sedangkan New South Wales akan memulainya dalam beberapa pekan mendatang.

Baca juga: Mengenal Pakta Pertahanan AUKUS: Pertaruhan Besar Australia yang Bikin ASEAN Kecewa

Perjalanan ke luar negeri masih belum jelas

Terkait dengan perjalanan ke luar negeri, belum jelas apakah hal ini akan langsung diizinkan atau dilakukan secara bertahap ke negara-negara tertentu terlebih dahulu.

Namun, Tehan membenarkan bahwa pemerintah telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah Kedutaan negara-negara sahabat tentang paspor vaksin Australia.

Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

26 Oktober 1979: Terbunuhnya Presiden Korea Selatan Park Chung Hee

26 Oktober 1979: Terbunuhnya Presiden Korea Selatan Park Chung Hee

Global
Punya Hobi Ekstrem, Pria Ini Suka Digigit Ular Berbisa Selama 32 Tahun

Punya Hobi Ekstrem, Pria Ini Suka Digigit Ular Berbisa Selama 32 Tahun

Global
Di Tengah Lonjakan Covid-19 Belarus, Lukashenko Minta Dokter Pulangkan Pasien Lebih Cepat

Di Tengah Lonjakan Covid-19 Belarus, Lukashenko Minta Dokter Pulangkan Pasien Lebih Cepat

Global
2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

2 Pelukis Indonesia ikuti XIII Florence Biennale di Italia

Global
Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

POPULER GLOBAL: Media Asing Sorot Pembantaian 1965 Indonesia | Pramugari Alitalia Demo Lepas Baju

Global
Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Putin: PBB Akan Mati jika Hak Veto Dewan Keamanan Dicabut

Global
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

KTT ASEAN, Junta Myanmar Ancam Tak Datang akibat Pencoretan Min Aung Hlaing

Global
Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Kudeta Sudan: Militer Bubarkan Pemerintah, Umumkan Keadaan Darurat

Global
Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Krisis Afghanistan Makin Akut, Anak-anak Terancam Mati Kelaparan

Global
Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Kapal Terbesar Angkatan Laut Australia Tiba di Indonesia, Perkuat Kerja Sama

Global
Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Hari Ini dalam Sejarah: Serangan Kamikaze Pertama dalam Perang Jepang-Amerika

Global
Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

Eks Mata-mata Arab Saudi Klaim Pangeran MBS Kirim Tentara Bayaran untuk Membunuhnya

Global

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.