Manuver Agresif Pesawat Rusia Dituding Sengaja Pancing NATO Menembak Duluan

Kompas.com - 28/07/2021, 15:52 WIB
Sebuah jet tempur Rusia terbang melewati Frigate Frigate Evertsen di Laut Hitam, 24 Juni 2021. KEMENTERIAN PERTAHANAN BELANDA via BUSINESS INSIDERSebuah jet tempur Rusia terbang melewati Frigate Frigate Evertsen di Laut Hitam, 24 Juni 2021.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Manuver agresif Rusia di sekitar pasukan AS dan NATO di Laut Hitam dalam beberapa pekan terakhir dituding bermaksud untuk memancing tanggapan, menurut laksamana Angkatan Laut AS di Eropa.

Militer NATO melakukan latihan di Laut Hitam dari pertengahan Juni hingga pertengahan Juli, yang terbesar, Sea Breeze, melibatkan 32 kapal dan 40 pesawat dari 32 negara.

Baca juga: Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata AS di Laut Hitam, Ahli Khawatirkan Eskalasi Ketegangan

Pada hari-hari sebelum Sea Breeze dimulai pada 28 Juni, pesawat Rusia melakukan apa yang oleh pejabat Barat disebut penerbangan berisiko di sekitar kapal perang NATO di Laut Hitam.

Pasukan Rusia dan NATO terus beroperasi berdekatan di Laut Hitam dan Laut Mediterania selama beberapa minggu berikutnya.

Insiden terakhir terjadi di tengah aktivitas militer yang meningkat di Laut Hitam. Interaksi semacam itu kerap terjadi di kawasan, yang tetap tegang sejak perebutan Krimea oleh Rusia pada 2014.

Laksamana Robert Burke, komandan Angkatan Laut AS di Eropa dan Afrika mengatakan sekutu dan mitra NATO yang beroperasi di wilayah itu sendiri, namun kapal-kapal Rusia terus-menerus membayangi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengklaim aktivitas armada sekutu AS pada umumnya aman dan profesional, meskipun dia mengaku itu dilakukan untuk mengintimidasi,

Menurutnya, ketika sebuah pesawat serang terbang di atas kapal perusak pada ketinggian 100 kaki dan tepat di atasnya, komandan pasukan akan membuat keputusan apakah pesawat tempur itu berada dalam profil serangan atau tidak.

"Dapat dikatakan bahwa mereka memancing kami untuk menembak terlebih dahulu. Kami tidak akan melakukan itu terlebih dahulu tanpa provokasi,” ujarnya pada acara Memorial Angkatan Laut AS melansir Insider pada Rabu (28/7/2021).

Namun dia mengaku juga tidak akan meminta komandan saya untuk melakukan tembakan pertama ketika sudah “babak belur”.

Baca juga: NATO dan Ukraina Akhiri Latihan Gabungan Berskala Besar di Laut Hitam

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Singapura Kirimkan 122.400 Dosis Vaksin Covid-19 AstraZeneca untuk Indonesia

Global
Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Krisis Bahan Bakar Inggris, PM Inggris Perintahkan Tentara Siaga

Global
Kisah Hakim Wanita Afghanistan yang Sembunyi dari Kejaran Taliban...

Kisah Hakim Wanita Afghanistan yang Sembunyi dari Kejaran Taliban...

Global
Berduka, Kucing Persia Ini Duduk di Sebelah Kuburan Saudaranya Selama Berjam-jam

Berduka, Kucing Persia Ini Duduk di Sebelah Kuburan Saudaranya Selama Berjam-jam

Global
Dijuluki 'Guru Tercantik', Wanita Ini Diduga adalah Penipu

Dijuluki "Guru Tercantik", Wanita Ini Diduga adalah Penipu

Internasional
Masih Diburu, Warga Afghanistan Anti-Taliban Hapus Rekam Jejak di Media Sosial

Masih Diburu, Warga Afghanistan Anti-Taliban Hapus Rekam Jejak di Media Sosial

Global
Terlalu Dekat dengan Kandang, Jari Bayi Ini Putus Diserang Harimau

Terlalu Dekat dengan Kandang, Jari Bayi Ini Putus Diserang Harimau

Internasional
Taiwan Butuh Senjata Jarak Jauh dan untuk Lawan China

Taiwan Butuh Senjata Jarak Jauh dan untuk Lawan China

Global
60 Tahun Mengabdi, Pria Detroit dapat Kejutan di Hari Terakhir Bekerja

60 Tahun Mengabdi, Pria Detroit dapat Kejutan di Hari Terakhir Bekerja

Global
Bir Tawil, Wilayah di Dunia yang Tak Termasuk Negara Mana Pun

Bir Tawil, Wilayah di Dunia yang Tak Termasuk Negara Mana Pun

Global
Profil Guoni Thorlacius Johannesson, Presiden Islandia

Profil Guoni Thorlacius Johannesson, Presiden Islandia

Global
Mengenal Divya, Mesin Cuci Tanpa Listrik yang Diputar dengan Tangan

Mengenal Divya, Mesin Cuci Tanpa Listrik yang Diputar dengan Tangan

Global
90 Persen SPBU di Kota-kota Besar Inggris Kehabisan BBM karena Panic Buying

90 Persen SPBU di Kota-kota Besar Inggris Kehabisan BBM karena Panic Buying

Global
China Setop Pendanaan Proyek Batu Bara di Luar Negeri, Indonesia Akan Terdampak

China Setop Pendanaan Proyek Batu Bara di Luar Negeri, Indonesia Akan Terdampak

Global
Rekaman dalam Pesawat Rusia, Sempat Jatuh Bebas dan Tersambar Petir di Tengah Badai Hebat

Rekaman dalam Pesawat Rusia, Sempat Jatuh Bebas dan Tersambar Petir di Tengah Badai Hebat

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.