Pemerintah Jepang Tolak Hentikan Olimpiade Tokyo meski Kasus Covid-19 Melonjak 149 Persen

Kompas.com - 28/07/2021, 15:40 WIB
Sejumlah ofisial dari Jepang memberikan dukungan bagi atlet panahannya saat bertanding dalam Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat Covid-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANSejumlah ofisial dari Jepang memberikan dukungan bagi atlet panahannya saat bertanding dalam Olimpiade Tokyo 2020 di Yumenoshima Park Archery Field, Tokyo, Jepang, Senin (26/7/2021). Penyelenggaraan Olimpiade yang diselenggarakan tanpa penonton dari kalangan umum tersebut merupakan keputusan di tengah kondisi darurat Covid-19 yang sedang diberlakukan di Ibu Kota Jepang.

TOKYO, KOMPAS.com - Pemerintah Jepang menekankan Olimpiade Tokyo jalan terus, meski kasus Covid-19 di ibu kota melonjak hingga 149 persen.

Pada Selasa (27/7/2021), ibu kota mencatatkan 2.849 kasus baru, meroket 149 persen dibanding rata-rata pekan sebelumnya.

Perdana Menteri Yoshihide Suga mengimbau warga untuk bekerja dari rumah dan menghindari pertemuan jika tidak mendesak.

Baca juga: Ibu Kota Jepang Dilanda Lonjakan Kasus Covid-19 Beberapa Hari Setelah Olimpiade Tokyo Dimulai

Meski begitu, pengganti Shinza Abe tersebut bersikeras pihaknya belum memikirkan untuk menghentikan pelaksanaan Olimpiade Tokyo.

Tak dijelaskan dampak langsung Olimpiade terhadap meroketnya infeksi Covid-19. Tetapi Profesor Kenji Shibuya, pakar kesehatan setempat, menyebut penularan berlangsung begitu cepat.

Dilansir Sky News, Profesor Shibuya menerangkan cepatnya kasus virus corona terjadi karena merebaknya varian Delta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya jelas tidak bisa mengaitkan begitu saja semuanya dengan Olimpiade, tetapi saya pikir ajang itu salah satu faktor," kata dia.

Profesor Shibuya memaparkan di satu sisi, publik tentu ingin melihat dan ikut bergembira ketika para atlet berlaga.

"Tetapi di sisi lain, kita harus, harus sangat khawatir dengan perkembangan situasi Covid-19," ujar dia.

Baca juga: Haiti: Permintaan Maaf Jaringan TV Korea Selatan “Tidak Cukup” soal Deskripsi Negara di Pembukaan Olimpiade

Dia menuturkan dengan ribuan kasus harian, dia berharap publik Jepang bisa tersadar dan memikirkannya secara serius.

Halaman:
Baca tentang

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Kisah Kontestan “Idol Afghanistan” yang Kabur dari Taliban Demi Bisa Tetap Bernyanyi

Global
Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Karena Covid-19, Taksi di Thailand yang Menganggur Dipakai Bertani

Global
Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Mayat Membusuk Ditemukan di Bawah Trotoar, Mulutnya Dilakban dan Tangan Terikat Tali

Global
Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Kena Kondisi Medis Aneh, Pria Ini Ejakulasi di Anus dan Buang Air Besar di Alat Kelamin

Global
PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

PM Pakistan: Melarang Gadis Afghanistan ke Sekolah Tidak Islami

Global
Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Pemimpin Perlawanan Anti-Taliban Lari ke Tajikistan Setelah Taliban Kuasai Lembah Panjshir

Global
Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Coba Memahami China sebagai Negara Super Power

Global
Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Ibu dan Anak Lakukan Operasi Pengencangan Bokong Ilegal, Wanita Ini Tewas

Global
Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Anak Anjing Ini Diculik Monyet Liar, Disandera Selama 3 Hari

Global
Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Kontes Bangunan Terjelek di China Dimulai, Hotel Boneka Raksasa hingga Gereja Biola Jadi Kandidat

Global
Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Dapat Tekanan Kaum Progresif, Demokrat Hapus Pendanaan Iron Dome Israel Rp 14,2 Triliun

Global
Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Dituduh Mata-mata, 9 Pria Ini Dieksekusi Mati di Yaman di Hadapan Publik

Global
Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Selebgram Gabby Petito Dipastikan Tewas, Polisi Geledah Rumah Tunangannya yang Menghilang

Global
Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Petugas Perbatasan AS Terekam Gunakan Kuda dan Cambuk Saat Tangani Migran

Global
Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Di Usia 60 Tahun, Wapres Suriname Jadi Pemain Sepak Bola Profesional

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.