Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ukraina Gagalkan Rencana Pembunuhan Zelensky yang Dirancang Rusia

Kompas.com - 07/05/2024, 22:59 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

KYIV, KOMPAS.com - Ukraina pada Selasa (7/5/2024) menahan dua pejabat keamanan Ukraina yang terlibat komplotan koordinasi Rusia untuk membunuh pejabat senior Ukraina, termasuk Presiden Volodymyr Zelensky.

Kyiv mengatakan, Zelensky sudah menjadi sasaran Rusia dalam beberapa kesempatan, termasuk saat awal invasi Rusia pada Februari 2022.

Dinas Keamanan Ukraina mengatakan, mereka mengungkap jaringan agen yang dijalankan Dinas Keamanan Federal Rusia yang bertujuan membunuh Zelensky dan pejabat senior politik serta militer Ukraina lainnya.

Baca juga: Rusia Masukkan Presiden Zelensky ke Dalam Daftar Orang yang Diburu

“Jaringan tersebut, yang aktivitasnya diawasi oleh FSB dari Moskwa, termasuk dua kolonel Departemen Keamanan Negara yang membocorkan informasi rahasia ke Rusia,” kata SBU, dikutip dari kantor berita AFP.

Dikatakan bahwa Rusia berupaya mengidentifikasi orang-orang yang dekat dengan petugas keamanan Zelensky, yang dapat menyandera pemimpin Ukraina itu dan membunuhnya.

Jaksa Polandia dan Ukraina bulan lalu mengumumkan, mereka menahan seorang pria yang dicurigai membantu rencana pembunuhan Zelensky oleh Rusia.

SBU pada Agustus 2023 mengatakan, seorang wanita ditangkap karena rencana membunuh Zelensky dengan mencoba mengungkap rincian pergerakannya di luar Kyiv.

Baca juga:

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Upaya Pemulihan Keamanan di Ekuador Picu Kekhawatiran Terkait HAM

Upaya Pemulihan Keamanan di Ekuador Picu Kekhawatiran Terkait HAM

Internasional
Gelombang Panas Tak Tertahankan, Yunani Tutup Situs Kuno Acropolis

Gelombang Panas Tak Tertahankan, Yunani Tutup Situs Kuno Acropolis

Global
Pria 98 Tahun Diyakini Jadi Donor Organ Tertua di AS

Pria 98 Tahun Diyakini Jadi Donor Organ Tertua di AS

Global
Hezbollah Luncurkan 250 Roket ke Israel Usai Komandannya Tewas, Terbanyak sejak Oktober

Hezbollah Luncurkan 250 Roket ke Israel Usai Komandannya Tewas, Terbanyak sejak Oktober

Global
Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Internasional
Bentrokan di Argentina karena Upaya Reformasi Presiden

Bentrokan di Argentina karena Upaya Reformasi Presiden

Global
Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Global
Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Global
Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Global
Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Global
Penggalian Pompeii Temukan 'Ruang Biru' yang Diyakini Kuil Kuno

Penggalian Pompeii Temukan "Ruang Biru" yang Diyakini Kuil Kuno

Global
Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Global
Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Global
NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com