Kim Yo Jong Marah karena Korea Selatan Memata-matai Korea Utara

Kompas.com - 13/01/2021, 08:28 WIB
Kim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019. Jorge Silva/REUTERSKim Yo Jong adik perempuan Kim Jong Un, saat menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Ho Chi Minh Mausoleum di Hanoi, Vietnam, pada 2 Maret 2019.

PYONGYANG, KOMPAS.com – Adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, marah karena Korea Selatan mengabarkan jika Korea Utara menggelar parade militer.

Kim Yo Jong juga mengutuk Korea Selatan karena mengambil pendekatan yang bermusuhan terhadap sesama orang di Korea Utara.

Kim Yo Jong, dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh KCNA, juga mengonfirmasi bahwa Kongres Partai Buruh selama delapan hari telah berakhir pada Selasa (12/1/2021).

Baca juga: Saat Kim Jong Un Naik Jabatan, Nama Kim Yo Jong Hilang dari Anggota Partai, Ada Apa?

Saudaranya, Kim Jong Un, menguraikan tujuan militer Pyongyang selama pertemuan dalam kongres tersebut sebagaimana dilansir dari The Straits Times.

Kim Jong Un juga memerintahkan untuk meningkatkan persenjataan Korea Utara dalam menghadapi permusuhan Amerika Serikat ( AS).

Kim Yo Jong menggunakan kata-kata seperti "idiot" untuk menggambarkan pejabat keamanan Korea Selatan karena menaruh begitu banyak perhatian kepada apa yang dilakukan Pyongyang selama kongres tersebut.

Baca juga: Korsel Sahkan RUU Larang Propaganda Anti-Korut, karena Takut Kim Yo Jong?

"Orang selatan (Korea Selatan) adalah kelompok yang benar-benar aneh yang sulit dimengerti," kata Kim Yo Jong.

Dia juga mengkritik intelijen militer Korea Selatan yang melacak pergerakan di Pyongyang dengan melaporkan bahwa Korea Utara mungkin mengadakan apa yang tampak seperti parade militer pada Minggu (10/1/2021) malam.

"Mengapa mereka sampai menjulurkan leher untuk melihat apa yang terjadi di (Korea) Utara?" ujar Kim Yo Jong melontarkan pernyataan retoris, menurut laporan KCNA.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Kim Yo Jong, Adik Kim Jong Un yang Jabatannya Terus Menanjak

Komentar Kim Yo Jong tersebut muncul setelah Kim Jong Un mengkritik habis-habisan AS dalam Kongres Partai Buruh.

Kim Jong Un menyebut AS sebagai musuh terbesar Korea Utara lalu mendorong kemajuan kemampuan nuklir dan militer Pyongyang.

Pernyataan Kim Jong Un tersebut meletakkan tantangan diplomatik baru bagi pemerintahan Joe Biden yang akan dilantik sebagai Presiden AS pada 20 Januari mendatang.

"Kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk memperkuat kemampuan pencegahan perang nuklir dan mengembangkan kekuatan militer terkuat," kata Kim Jong Un.

Baca juga: Kim Yo Jong Ubah Kurikulum TK, Namanya “Pendidikan Kejayaan”


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Dewan Tetua Muslim: Kunjungan Paus Fransiskus ke Irak Promosikan Perdamaian

Global
Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Global
Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
komentar
Close Ads X