Tak Hanya Merusak, Massa Pro-Trump Juga Cemari Gedung Capitol dengan Urine dan Kotoran Manusia

Kompas.com - 09/01/2021, 17:59 WIB
Pendukung Presiden Donald Trump dihadapkan oleh petugas Kepolisian Capitol di luar Kamar Senat di dalam Capitol, Rabu, 6 Januari 2021 di Washington. AP PHOTO/ MANUEL BALCE CENETAPendukung Presiden Donald Trump dihadapkan oleh petugas Kepolisian Capitol di luar Kamar Senat di dalam Capitol, Rabu, 6 Januari 2021 di Washington.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Massa penyerbu Gedung Parlemen Amerika Serikat (AS) pada Rabu (6/1/2021), tidak hanya menyisakan kerusakan pada fasilitas publik tersebut.

Demonstran juga mengubah gedung yang memiliki nilai sejarah bagi warga AS itu, seolah menjadi “tempat sampah.”

“Beberapa perusuh yang menyerang, mencemari kursi wakil rakyat dengan urine dan kotoran mereka, saat berupaya membatalkan pengesahan pemilihan,” kata sumber yang dekat dengan Chuck Schumer, Pemimpin Mayoritas Senat (periode terbaru) kepada The Post.

"Staf Kongres melihat kotoran di lorong," kata sumber itu Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Foto Viral Anggota DPR Berlutut Bersihkan Sampah Usai Kerusuhan di Capitol

“Para pengacau keji tampaknya membuang kotoran di kamar mandi dan kemudian menyebarkan kotoran mereka,” tambah orang dalam Schumer tersebut mengutip New York Post.

Menurutnya, mereka melacak kotoran manusia itu berasal dari kamar mandi. Diyakini aksi ini dilakukan dengan sengaja untuk “merendahkan” Gedung Capitol.

Anggota DPR perwakilan Brooklyn dari Partai Demokrat, Hakeem Jeffries, juga melaporkan bahwa beberapa anggota gerombolan tersebut buang air kecil di lantai selama mengamuk.

“Ada air seni. Ada penodaan yang jelas, ”katanya kepada WNYC, Kamis (7/1/2021).

Baca juga: Dua Komputer Dicuri dalam Serangan Gedung Capitol, Berpotensi Timbulkan Bahaya Keamanan

Jeffries mengatakan Anggota DPR lainnya, Steny Hoyer juga melaporkan adanya kehilangan barang.

Politisi Partai Demokrat itu disebut memiliki memorabilia penghormatan pada mendiang John Lewis, Anggota DPR yang juga ikon hak-hak sipil, di dinding di kantornya.

“Itu hilang. Itu di daerah yang dengan jelas sudah diterobos oleh pengunjuk rasa, ”kata Jeffries.

Pihak berwenang mencoba mencari tahu siapa yang menyerbu Gedung Capitol. Vandalisme telah terjadi di sebagian besar wilayah gedung itu.

Massa Pro-Trump memecahkan jendela dan merusak properti saat mereka menyusup ke kantor dan berpose untuk selfie.

Baca juga: Pria yang Berfoto di Ruang Kantor Ketua DPR AS Saat Kerusuhan Capitol Ditahan FBI


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejoli yang Tepergok Satpam Berduaan di Hotel Akhirnya Dipenjara

Sejoli yang Tepergok Satpam Berduaan di Hotel Akhirnya Dipenjara

Global
Ketika Netizen India Ramai-ramai Boikot Spider-Man tapi Salah Sasaran...

Ketika Netizen India Ramai-ramai Boikot Spider-Man tapi Salah Sasaran...

Global
Tepi Barat Direncankan Lockdown 2 Pekan Saat Lonjakan Kasus Covid-19 Capai 180.000

Tepi Barat Direncankan Lockdown 2 Pekan Saat Lonjakan Kasus Covid-19 Capai 180.000

Global
Rusia dan Austria Sepakat Bahas Pengiriman dan Produksi Vaksin Sputnik V

Rusia dan Austria Sepakat Bahas Pengiriman dan Produksi Vaksin Sputnik V

Global
Pengakuan Pangeran Harry: Mundur dari Tugas Kerajaan karena Media Inggris “Toxic”

Pengakuan Pangeran Harry: Mundur dari Tugas Kerajaan karena Media Inggris “Toxic”

Global
Viral Video Orang Shalat di Tengah Jalan, Dijaga Pengendara Motor sampai Selesai

Viral Video Orang Shalat di Tengah Jalan, Dijaga Pengendara Motor sampai Selesai

Global
Berkat Kaleng Minuman Ringan, Kasus Pembunuhan Berusia 40 Tahun Terungkap

Berkat Kaleng Minuman Ringan, Kasus Pembunuhan Berusia 40 Tahun Terungkap

Global
Kepulangan Shamima Begum Gadis Eks ISIS Ditolak MA Inggris

Kepulangan Shamima Begum Gadis Eks ISIS Ditolak MA Inggris

Global
Ratu Inggris Cerita Pengalaman Suntik Vaksin Covid-19 Agar Rakyatnya Tak Ragu Lagi

Ratu Inggris Cerita Pengalaman Suntik Vaksin Covid-19 Agar Rakyatnya Tak Ragu Lagi

Global
Peneliti AS Berhasil 'Memanen' Sinar Matahari dari Luar Angkasa

Peneliti AS Berhasil "Memanen" Sinar Matahari dari Luar Angkasa

Global
Al-Qaeda Punya Pimpinan Baru, Panggilannya 'Pedang Pembalasan'

Al-Qaeda Punya Pimpinan Baru, Panggilannya "Pedang Pembalasan"

Global
Dubes Italia Ditembak Mati di RD Kongo, Istri: Dia Dikhianati

Dubes Italia Ditembak Mati di RD Kongo, Istri: Dia Dikhianati

Global
[Cerita Dunia]: Bos dari Segala Bos, Miguel Angel Felix Gallardo, “Arsitek” Perang Narkoba

[Cerita Dunia]: Bos dari Segala Bos, Miguel Angel Felix Gallardo, “Arsitek” Perang Narkoba

Global
Istri Bandar Narkoba El Chapo Menyerahkan Diri secara Sukarela

Istri Bandar Narkoba El Chapo Menyerahkan Diri secara Sukarela

Global
Usai Divaksin Covid-19, Mantan Presiden AS Jimmy Carter Kembali Aktif di Gereja

Usai Divaksin Covid-19, Mantan Presiden AS Jimmy Carter Kembali Aktif di Gereja

Global
komentar
Close Ads X