Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

OPCW: Tuduhan Penggunaan Senjata Kimia di Ukraina Tidak Cukup Bukti

Kompas.com - 07/05/2024, 21:25 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

KYIV, KOMPAS.com - Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (Organisation for the Prohibition of Chemical Weapons/OPCW) pada Selasa (7/5/2024) mengatakan, informasi yang mereka terima tentang dugaan penggunaan senjata kimia oleh Rusia di Ukraina tidak cukup bukti.

OPCW juga menyatakan, belum menerima permintaan resmi untuk menyelidiki klaim tersebut setelah Amerika Serikat (AS) menuduh Rusia menggunakan bahan beracun chloropicrin terhadap pasukan Ukraina.

“Baik Federasi Rusia dan Ukraina saling menuduh dan melaporkan tuduhan penggunaan senjata kimia kepada Organisasi,” kata OPCW, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: Juara Angkat Besi Eropa Ini Tewas dalam Perang Membela Ukraina

“Informasi yang diberikan kepada Organisasi sejauh ini oleh kedua belah pihak, bersama dengan informasi yang tersedia bagi Sekretariat, tidak cukup bukti,” tambahnya.

Namun, OPCW menggambarkan situasi ini tidak menentu dan sangat memprihatinkan sehubungan kemungkinan munculnya kembali penggunaan bahan kimia beracun sebagai senjata.

Pekan lalu, Departemen Luar Negeri AS menuduh Rusia menggunakan senjata kimia terhadap pasukan Ukraina dan melanggar Konvensi Senjata Kimia (Chemical Weapons Convention/CWC).

Baca juga:

Selain bahan kimia chloropicrin, Rusia juga disebut menggunakan bahan pengendali kerusuhan (gas air mata) sebagai metode peperangan di Ukraina, yang juga melanggar CWC, kata Deplu AS.

Kremlin menanggapi tuduhan tersebut. Juru bicaranya yaitu Dmitry Peskov mengatakan, tuduhan itu tidak berdasar dan tidak bersubstansi.

Baca juga: Unggul Personel dan Senjata, Rusia Rebut Desa di Ukraina Timur Lagi

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com