Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Bubarkan Demo Mahasiswa Pro-Palestina di Amsterdam dan Berlin

Kompas.com - 07/05/2024, 22:38 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Polisi Belanda pada Selasa (7/5/2024) membubarkan demonstrasi pro-Palestina di universitas Amsterdam.

Tayangan di stasiun televisi publik NOS menunjukkan, polisi memukulkan tongkat ke pengunjuk rasa dan menghancurkan tenda sekitar pukul 04.00 waktu setempat setelah para mahasiswa menolak meninggalkan kampus.

“Demonstrasi ini bersifat kekerasan karena pada malam harinya batu-batu besar diambili,” kata polisi, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: Fakta-fakta di Balik Demo Mahasiswa AS Tolak Perang di Gaza

Kericuhan sempat terjadi pada Senin (6/5/2024) malam ketika sekelompok kecil pengunjuk rasa tandingan yang menggunakan suar menyerang pedemo utama.

Para demonstran memblokade beberapa jalan menuju universitas, setelah itu polisi membubarkan unjuk rasa agar layanan darurat bisa masuk.

Beberapa mahasiswa melemparkan batu dan kembang api ke arah polisi yang membubarkan demo. Lebih dari 120 orang ditangkap.

Pada Selasa pagi, polisi mulai melepaskan beberapa orang yang ditangkap, tetapi puluhan pedemo lainnya masih ditahan.

Para pengunjuk rasa mendesak universitas memutuskan hubungan dengan Israel terkait serangan militer di Gaza.

Polisi juga membubarkan demonstrasi pro-Palestina di Freie Universitaet Berlin, setelah 80 orang mendirikan kamp protes di halaman kampus pada Selasa pagi.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Israel Demo Minta Sandera Segera Dipulangkan

Para pengunjuk rasa, beberapa di antaranya mengenakan keffiyeh yang menjadi simbol perjuangan Palestina, duduk di depan tenda dan mengibarkan spanduk.

Mereka mencoba memasuki beberapa ruang kuliah dan mendudukinya, menurut phak universitas, yang kemudian memanggil polisi untuk membubarkan aksi tersebut.

Sejumlah properti rusak dan tuntutan telah diajukan, sedangkan perkuliahan di beberapa gedung ditangguhkan pada hari itu, ujar pihak universitas.

Polisi Berlin mengatakan, beberapa penangkapan dilakukan karena hasutan kebencian dan pelanggaran.

Demonstrasi mahasiswa pro-Palestina umumnya lebih tenang di Jerman, yang merupakan pendukung setia Israel, dibandingkan di negara lain.

Demo di Amsterdam dan Berlin mengikuti aksi serupa di universitas-universitas berbagai negara, terutama di Amerika Serikat.

Baca juga: Demo Perang Gaza di Kampus AS, Deja Vu Protes Mahasiswa Saat Perang Vietnam

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com