Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Dituduh Mencuri, Tentara AS Ditangkap di Rusia

Kompas.com - 07/05/2024, 11:45 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber Guardian

MOSKWA, KOMPAS.com - Seorang tentara Amerika Serikat (AS) telah ditangkap di Rusia dan dituduh mencuri.

Para pejabat AS mengatakan tentara tersebut, Sersan Kepala Gordon Black, 34 tahun, ditempatkan di Korea Selatan dan sedang dalam proses pulang ke rumah di Fort Cavazos, Texas.

Namun, kata para pejabat, dia justru pergi ke Rusia.

Baca juga: Protes Gaza Kampus AS: Rusuh di MIT, Wisuda Sejumlah Kampus Pertimbangkan Keamanan

Para pejabat itu berbicara dengan syarat anonim untuk membahas rincian personel.

Dilansir dari Guardian, Cynthia Smith, juru bicara militer, mengmonfirmasi bahwa seorang tentara ditahan di Vladivostok, sebuah pelabuhan militer dan komersial utama di Pasifik, dengan tuduhan melakukan pelanggaran pidana.

Dia mengatakan bahwa Rusia telah memberi tahu AS dan militer telah memberi tahu keluarga tentara tersebut.

"Kementerian Luar Negeri AS memberikan dukungan konsuler yang sesuai kepada prajurit tersebut di Rusia," kata Smith.

Tidak jelas apakah prajurit itu dianggap tidak hadir tanpa izin, atau mangkir.

Penangkapan ini terjadi kurang dari setahun setelah tentara Amerika Travis King berlari ke Korea Utara melintasi perbatasan yang dibentengi dengan ketat antara kedua Korea.

Korea Utara kemudian mengumumkan bahwa mereka akan mengusir King, yang kemudian dikembalikan ke AS. Dia akhirnya didakwa dengan tuduhan desersi.

Baca juga: Fakta-fakta di Balik Demo Mahasiswa AS Tolak Perang di Gaza

Rusia diketahui menahan sejumlah warga AS di penjara-penjaranya, termasuk eksekutif keamanan perusahaan Paul Whelan dan reporter Wall Street Journal Evan Gershkovich.

Pemerintah AS telah menetapkan keduanya sebagai tahanan yang salah dan telah mencoba untuk bernegosiasi untuk pembebasan mereka.

Baca juga: Demo Perang Gaza di Kampus AS, Deja Vu Protes Mahasiswa Saat Perang Vietnam

Warga AS lainnya yang ditahan termasuk Travis Leake, seorang musisi yang telah tinggal di Rusia selama bertahun-tahun dan ditangkap tahun lalu atas tuduhan narkoba; Marc Fogel, seorang guru di Moskow, yang dijatuhi hukuman 14 tahun penjara, juga atas tuduhan narkoba; dan warga negara ganda Alsu Kurmasheva dan Ksenia Khavana.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com