Kim Jong Un Janji Tambah Senjata Nuklir demi Perangi "Kebencian AS"

Kompas.com - 09/01/2021, 15:59 WIB
Dalam foto yang dirilis pemerintahan Korea Utara, Kim Jong Un hadir dalam pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang pada Selasa, 29 Desember 2020. Kim disebut bakal menggelar kongres partai berkuasa itu pada Januari. (Korean Central News Agency/Korea News Service via APDalam foto yang dirilis pemerintahan Korea Utara, Kim Jong Un hadir dalam pertemuan politbiro Partai Buruh di Pyongyang pada Selasa, 29 Desember 2020. Kim disebut bakal menggelar kongres partai berkuasa itu pada Januari.

PYONGYANG, KOMPAS.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un berjanji bakal menambah senjata nuklir demi memerangi "kebencian Amerika Serikat ( AS)".

Kim memerintahkan kepada pejabatnya untuk mengembangkan rudal yang bisa dipasang berbagai hulu ledak, maupun yang bisa diluncurkan dari dalam air.

Dilaporkan KCNA, Kim juga menginstruksikan agar mereka menciptakan satelit pengintai hingga kapal selam bertenaga nuklir.

Baca juga: Kim Jong Un Terang-terangan Menyebut AS Musuh Terbesar Korea Utara

Berbicara dalam kongres Partai Buruh Jumat (8/1/2021), Kim Jong Un menciptakan ada cara untuk memperbaiki relasi dengan AS.

Dia menyatakan satu-satunya cara adalah Washington harus menarik semua kebijakan merek yang "penuh dengan kebencian".

Dalam pernyataan yang bisa dianggap provokasi kepada pemerintahan Joe Biden, Kim menyerukan agar Korea Utara makin berbenah diri.

Dia memuturkan Pyongyang harus meningkatkan kemampuan militer maupun senjata nuklir mereka untuk menghadapi AS.

Meski begitu, Kim mengaku dia tidak bermaksud menggelar serangan. Dia mengeklaim takkan menggunakan senjata kecuali jika diserang.

Pernyataan sang pemimpin tertinggi itu tertuang dalma hari keempat kongres, diadakan untuk pertama kalinya sejak lima tahun terakhir.

Baca juga: Kim Jong Un Bahas Pembaruan Hubungan dengan Korea Selatan

Dalam agenda tertinggi politik Korut tersebut, KCNA memberitakan Kim menyebut Washington merupakan musuh terbesar mereka.

Halaman:

Sumber Sky News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Mantan Menlu AS Muncul Lagi, Kali Ini Serukan Boikot Olimpiade Beijing

Global
Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Kekerasan Myanmar Makin Tinggi, AS Desak China Ikut Turun Tangan

Global
[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

[POPULER GLOBAL] Video Kebrutalan Aparat Myanmar Beredar | Dukacita Banjiri Upacara Pemakaman Kyal Sin

Global
[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

[Biografi Tokoh Dunia] Min Aung Hlaing, Pewaris Junta di Balik Kudeta Berdarah Myanmar

Internasional
Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Paus Fransiskus ke Irak, Ini Agendanya Selama 4 Hari

Global
Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Kekerasan Junta Militer Meningkat, KBRI Yangon Siaga II

Global
Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Paus Fransiskus Tiba di Irak, Begini Sambutan Untuknya...

Global
Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Merasa Masih Ada Ancaman, Garda Nasional Diminta Menjaga Gedung Capitol 2 Bulan Lagi

Global
Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Bocah 4 Tahun Cidera Kepala Serius Setelah Jatuh dari Eskalator Mal Rusia

Internasional
Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Pria Ini Temukan 2 Bongkahan Besar Muntahan Paus, Diyakini Berharga Rp 4,7 Miliar

Global
Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Berusaha Menangkap Ponsel, Remaja Ini Jatuh dari Lantai 12 dan Tewas

Internasional
Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Lewat TikTok, Tentara Myanmar Ancam Tembak Muka Para Demonstran

Global
PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

PBB: Belum Ada Bukti Putri Latifa Masih Hidup

Global
300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

300.000 Orang Berlomba untuk Temani Miliarder Jepang ke Bulan

Global
Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Islandia Diguncang 18.000 Gempa dalam Sepekan, Ahli Cari Tahu Penyebabnya

Global
komentar
Close Ads X