50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

Kompas.com - 01/12/2020, 21:46 WIB
Alain Panabiere pada 27 Oktober 2020, saat duduk di dalam rumahnya di Perpignan, Perancis selatan. Pada Selasa (1/12/2020) pria berbobot 300 kg ini dievakuasi dari rumahnya ke rumah sakit, dengan bantuan 50 polisi dan para petugas penyelamat serta dokter. AFP/RAYMOND ROIGAlain Panabiere pada 27 Oktober 2020, saat duduk di dalam rumahnya di Perpignan, Perancis selatan. Pada Selasa (1/12/2020) pria berbobot 300 kg ini dievakuasi dari rumahnya ke rumah sakit, dengan bantuan 50 polisi dan para petugas penyelamat serta dokter.

PERPIGNAN, KOMPAS.com - Sekitar 50 polisi, petugas penyelamat, dan dokter pada Selasa (1/12/2020) membantu mengeluarkan seorang pria obesitas yang tak mampu bangun tidur, dan terlalu besar untuk dibawa keluar lewat pintu atau turun tangga.

Pria bernama Alain Panabiere (53) itu selama berbulan-bulan berdiam diri di rumahnya di Perpignan, yang kemungkinan besar karena kakinya patah, kata pengacaranya, Jean Codognes.

Panabiere dirawat dan diberi makan oleh saudaranya tetapi kondisinya terus memburuk, dan pada akhir Oktober pengacaranya menulis surat ke Menteri Dalam Negeri Perancis, Gerald Darmanin, meminta evakuasi darurat.

Baca juga: Ibu Kurung Anaknya Selama 28 Tahun, Giginya Nyaris Habis dan Kurang Gizi

Beberapa hari kemudian Panabiere yang berbobot sekitar 300 kilogram dan Liga Anti-Obesitas Perancis mengajukan pengaduan hukum dengan tuduhan tidak membantu seseorang dalam bahaya.

"Ini adalah operasi berisiko tinggi," kata Codognes saat polisi menutup jalan sempit kala mengevakuasinya di rumah dua lantai Panabiere.

Polisi mengatakan, para tetangga juga diminta meninggalkan rumah jika terjadi kecelakaan kerja saat evakuasi.

Baca juga: Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah

Setelah memperkuat struktur bangunan, para pekerja kemudian menjebol dinding luar di lantai atas untuk membuka jalan, menurut jurnalis AFP di lokasi kejadian.

Panabiere kemudian dipasangi infus dan dengan hati-hati dibawa ke semacam tandu yang digantung, sehingga dia tetap bisa berbaring menuju ambulans yang sudah menantinya.

Baca juga: Kemampuan Bersembunyi Pasukan Khusus Inggris, Bisakah Kamu Temukan?

"Ketika Anda menggerakkan seseorang lagi setelah dia tidak bergerak selama 2-5 tahun, ada risiko dekompensasi jantung dan trombosis vena," kata Antoine Avignon kepala endokrinologi, diabetes, dan nutrisi di rumah sakit Montpellier dekat kediaman Panabiere.

"Anda menghidupkan kembali sistem kardiovaskular yang telah lama beristirahat," lanjutnya dikutip dari AFP.

Avignon menambahkan, Panabiere akan dirawat di kota Montpellier sebelum dipindahkan ke pusat rehabilitasi dalam beberapa minggu.

Baca juga: Turun Bobot 108 Kg, Calon Pengantin Wanita Tak Mau Telanjang di Malam Pertama

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Sumber AFP
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jepang Ajukan Tambang Emas Sado Jadi Warisan Dunia UNESCO, Korea Selatan Protes

Jepang Ajukan Tambang Emas Sado Jadi Warisan Dunia UNESCO, Korea Selatan Protes

Global
Bersiap yang Terburuk, Anak-anak Sekolah Ukraina Simulasi Ancaman Bom dan Rudal

Bersiap yang Terburuk, Anak-anak Sekolah Ukraina Simulasi Ancaman Bom dan Rudal

Global
Pentagon Prediksi Betapa Mengerikannya jika Rusia-Ukraina Perang

Pentagon Prediksi Betapa Mengerikannya jika Rusia-Ukraina Perang

Global
Orang Asing Tabrak Rumah Taylor Swift dengan Mobil dan Coba Masuk Paksa

Orang Asing Tabrak Rumah Taylor Swift dengan Mobil dan Coba Masuk Paksa

Global
Beredar Gambar Pesawat Tempur F-35 AS Jatuh ke Laut Minggu Ini

Beredar Gambar Pesawat Tempur F-35 AS Jatuh ke Laut Minggu Ini

Global
China Peringatkan AS: Dukungan untuk Kemerdekaan Taiwan Akan Picu Konflik Militer

China Peringatkan AS: Dukungan untuk Kemerdekaan Taiwan Akan Picu Konflik Militer

Global
Kisah Sarindo, Pekerja Indonesia yang Tak Bisa Pulang dari Arab Saudi Setelah Kena PHK, Berharap Bantuan Pemerintah RI

Kisah Sarindo, Pekerja Indonesia yang Tak Bisa Pulang dari Arab Saudi Setelah Kena PHK, Berharap Bantuan Pemerintah RI

Global
Saat China Mengubah Ending Film Fight Club, Seperti Apa Jadinya?

Saat China Mengubah Ending Film Fight Club, Seperti Apa Jadinya?

Global
Perempuan Singapura Curi 15 Emas Batangan Senilai Rp 12,5 Miliar, Terkait Sindikat Internasional

Perempuan Singapura Curi 15 Emas Batangan Senilai Rp 12,5 Miliar, Terkait Sindikat Internasional

Global
Jembatan Pittsburgh AS Ambruk Sesaat Sebelum Kunjungan Biden, Beberapa Orang Cedera

Jembatan Pittsburgh AS Ambruk Sesaat Sebelum Kunjungan Biden, Beberapa Orang Cedera

Global
Babi Tertua di Dunia Berumur 24 Tahun, Dipelihara bak Anjing

Babi Tertua di Dunia Berumur 24 Tahun, Dipelihara bak Anjing

Global
Makan bareng Zombi dan Vampir di Arab Saudi, Bagaimana Rasanya?

Makan bareng Zombi dan Vampir di Arab Saudi, Bagaimana Rasanya?

Global
Jaga-jaga Perang Rusia-Ukraina, AS Segera Kirim Pasukan ke Eropa Timur

Jaga-jaga Perang Rusia-Ukraina, AS Segera Kirim Pasukan ke Eropa Timur

Global
Bunyikan Lonceng Lebih dari 200 Kali Sehari, Pendeta Italia Didenda Rp 32 Juta

Bunyikan Lonceng Lebih dari 200 Kali Sehari, Pendeta Italia Didenda Rp 32 Juta

Global
Pemain Timnas Mesir Ketahuan Pakai Joki Ujian Nasional Saat Main di Piala Afrika

Pemain Timnas Mesir Ketahuan Pakai Joki Ujian Nasional Saat Main di Piala Afrika

Global
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.