Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Misteri Virus Corona Masih Berlanjut

Kompas.com - 01/12/2020, 20:49 WIB
Ilustrasi tes antibodi virus corona pemicu Covid-19 dari sampel darah. IMAGO IMAGES via DW INDONESIAIlustrasi tes antibodi virus corona pemicu Covid-19 dari sampel darah.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Para dokter kini menghadapi teka-teki berikutnya dari virus corona, setelah seorang bayi dari ibu yang terinfeksi Covid-19 dilahirkan dengan memiliki antibodi terhadap virus corona.

Kasus yang dilaporkan dari Singapura akhir pekan lalu tergolong langka, walau bukan satu-satunya.

Celine Ng-Chan (31) ibu sang bayi terpapar virus corona saat sekeluarga berlibur ke Eropa pada Maret lalu. Para dokter sebelumnya meramalkan, bayi yang dikandungnya kemungkinan dilahirkan akan positif atau sakit akibat virus corona.

Baca juga: Ibu di Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19

Pasalnya Celine mengalami gejala sakit relatif berat akibat Covid-19. Dia harus dirawat dua setengah minggu di rumah sakit.

Juga anak perempuan dan ibunya mengalami gejala sakit agak berat. Sementara suami dan ayahnya tidak menunjukkan gejala sakit.

Namun, bayi bernama Aldri yang dilahirkan 7 November lalu itu tak menunjukkan gejala sakit, bahkan memiliki antibodi Covid-19, demikian laporan The Strait Times.

"Dokter memperkirakan, saya mentransfer antibodi kepada bayi saat kehamilan”, ujar Celine Ng-Chan kepada surat kabar harian Singapura itu.

Baca juga: Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Terjadi Juga di China dan Italia

Penularan virus Covid-19 dari ibu ke bayi

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, hingga kini belum diketahui apakah ibu hamil dapat menularkan virusnya kepada janin di dalam kandungan. Sejauh ini diketahui, virus aktif tidak ditemukan pada cairan air ketuban di dalam kandungan maupun dalam air susu ibu.

Riset di AS menunjukkan, transmisi virus corona SARS-CoV-2 dari ibu kepada bayinya yang baru dilahirkan sangat jarang.

Demikian laporan para dokter dari New York-Presbyterian dan Columbia University Irving Medical Center dalam jurnal ilmiah JAMA Pediatrics bulan Oktober silam.

Baca juga: Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19, Ini Penjelasan Pakar Neonatologi

Professor Mario dari Rumah Sakit Universitas Dresden Jerman, yang bersama ilmuwan lainnya meneliti transmisi Covid-19 dari ibu hamil kepada janin atau bayinya, melaporkan temuan serupa.

"Hanya dua sampai tiga persen bayi yang dilahirkan dari ibu yang terinfeksi Covid-19, menunjukkan hasil positif saat dites", paparnya.

Sementara para dokter di China melaporkan, mereka juga sudah mendeteksi adanya antibodi pada bayi yang dilahirkan dari ibu yang mengidap Covid-19.

Pada artikel yang dirilis dalam jurnal ilmiah Emerging Infectious Diseases Oktober lalu, juga disebutkan antibodi itu terus mengalami penurunan seiring waktu.

Baca juga: Ibu Positif Corona di Singapura Lahirkan Bayi dengan Antibodi Covid-19, Kok Bisa?

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Dinas Wapres AS Direnovasi, Kamala Harris 'Mengungsi' Sementara

Rumah Dinas Wapres AS Direnovasi, Kamala Harris "Mengungsi" Sementara

Global
Demo Belarus, Seorang Pria Bakar Diri di Depan Gedung Pemerintahan

Demo Belarus, Seorang Pria Bakar Diri di Depan Gedung Pemerintahan

Global
China Akan Sumbangkan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Pakistan

China Akan Sumbangkan 500.000 Dosis Vaksin Covid-19 ke Pakistan

Global
[Cerita Dunia] Chamoy Thipyaso Dipenjara 141.078 Tahun, Korbannya 16.000 Orang

[Cerita Dunia] Chamoy Thipyaso Dipenjara 141.078 Tahun, Korbannya 16.000 Orang

Global
Bakal Kena Royalti, Google Ancam Tarik Layanan Google Search dari Australia

Bakal Kena Royalti, Google Ancam Tarik Layanan Google Search dari Australia

Global
Video Viral Mantan Presiden AS Bill Clinton 'Tidur' Saat Pidato Biden

Video Viral Mantan Presiden AS Bill Clinton "Tidur" Saat Pidato Biden

Global
Kumpulan Meme Bernie Sanders yang Tampil 'Seadanya' di Pelantikan Biden

Kumpulan Meme Bernie Sanders yang Tampil "Seadanya" di Pelantikan Biden

Global
Donald Trump dan Istrinya Dikabarkan Tidur Terpisah di Gedung Putih

Donald Trump dan Istrinya Dikabarkan Tidur Terpisah di Gedung Putih

Global
Israel Dilaporkan Serang Suriah Lagi, Dicegat Sistem Pertahanan Udara

Israel Dilaporkan Serang Suriah Lagi, Dicegat Sistem Pertahanan Udara

Global
Demo Ricuh Melanda 2 Kota AS Beberapa Jam Usai Pelantikan Joe Biden

Demo Ricuh Melanda 2 Kota AS Beberapa Jam Usai Pelantikan Joe Biden

Global
Kasus Covid-19 Tembus 103 dalam Sehari, Beijing Lakukan Tes Massal

Kasus Covid-19 Tembus 103 dalam Sehari, Beijing Lakukan Tes Massal

Global
Siksa Anaknya yang Berusia 4 Bulan hingga Tewas, Pria Ini Dipenjara 93 Tahun

Siksa Anaknya yang Berusia 4 Bulan hingga Tewas, Pria Ini Dipenjara 93 Tahun

Global
ISIS Klaim 2 Bom Bunuh Diri di Baghdad yang Tewaskan 32 Orang

ISIS Klaim 2 Bom Bunuh Diri di Baghdad yang Tewaskan 32 Orang

Global
Biden Sebut Korban Meninggal Covid-19 di AS Sama Seperti Korban Tewas Perang Dunia II

Biden Sebut Korban Meninggal Covid-19 di AS Sama Seperti Korban Tewas Perang Dunia II

Global
Persatuan Dokter Seluruh Dunia Sambut Perjanjian Larangan Senjata Nuklir

Persatuan Dokter Seluruh Dunia Sambut Perjanjian Larangan Senjata Nuklir

Global
komentar
Close Ads X