Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pesawat Boeing 737-800 Tergelincir di Landasan Pacu Bandara Senegal, 11 Orang Luka

Kompas.com - 09/05/2024, 19:59 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

DAKAR, KOMPAS.com - Pesawat Boeing 737-800 tergelincir dan keliar dari landasan pacu di bandara Diass dekat ibu kota Dakar, Senegal, Kamis (9/5/2024) pagi waktu setempat.

Sebanyak 11 orang luka-luka dalam kecelakaan ini dan bandara internasional tersebut ditutup sementara, kata manajer operasional yaitu LAS.

Boeing 737 itu adalah penerbangan carteran Air Senegal yang membawa 78 penumpang menuju ibu kota Mali yakni Bamako. Pesawat disewa oleh perusahaan swasta Transair.

Baca juga: Otoritas Keselamatan Udara AS Selidiki Pemeriksaan Pesawat Boeing

"(Pesawat) keluar dari landasan pacu saat tahap lepas landas," kata LAS, dikutip dari kantor berita AFP.

Dari 11 orang yang luka-luka, empat di antaranya luka serius.

Bandara Diass terletak sekitar 50 kilometer dari Dakar. Setelah ditutup sementara, bandara akan dibuka kembali dalam beberapa jam mendatang, ujar LAS.

Adapun pesawat sudah disingkirkan jauh dari landasan pacu dan tindakan darurat telah diterapkan.

Baca juga:

“Seluruh layanan darurat bandara dikerahkan untuk evakuasi penumpang dan perawatan mereka, sesuai rencana,” tambah LAS.

Investigasi kemudian dibuka untuk mengetahui penyebab insiden Boeing 737-800 ini tergelincir.

Baca juga: Mantan Pegawai Pengungkap Masalah Produksi Boeing Ditemukan Tewas, Penyebabnya Diungkap

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

Upaya Pemulihan Keamanan di Ekuador Picu Kekhawatiran Terkait HAM

Upaya Pemulihan Keamanan di Ekuador Picu Kekhawatiran Terkait HAM

Internasional
Gelombang Panas Tak Tertahankan, Yunani Tutup Situs Kuno Acropolis

Gelombang Panas Tak Tertahankan, Yunani Tutup Situs Kuno Acropolis

Global
Pria 98 Tahun Diyakini Jadi Donor Organ Tertua di AS

Pria 98 Tahun Diyakini Jadi Donor Organ Tertua di AS

Global
Hezbollah Luncurkan 250 Roket ke Israel Usai Komandannya Tewas, Terbanyak sejak Oktober

Hezbollah Luncurkan 250 Roket ke Israel Usai Komandannya Tewas, Terbanyak sejak Oktober

Global
Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Gelombang Partai Ultra Kanan Menjungkirbalikkan Politik Nasional Eropa

Internasional
Bentrokan di Argentina karena Upaya Reformasi Presiden

Bentrokan di Argentina karena Upaya Reformasi Presiden

Global
Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Hamas Bantah Usulkan Banyak Perubahan pada Proposal Gencatan Senjata di Gaza

Global
Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Belajar dari Revolusi Perumahan di Venezuela

Global
Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Polisi Italia Sita Kapal Rusak yang Dipakai Akomodasi Polisi KTT G7

Global
Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Rangkuman Hari Ke-840 Serangan Rusia ke Ukraina: Kota Kelahiran Zelensky Diserang | NATO Temui PM Hongaria

Global
Penggalian Pompeii Temukan 'Ruang Biru' yang Diyakini Kuil Kuno

Penggalian Pompeii Temukan "Ruang Biru" yang Diyakini Kuil Kuno

Global
Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Tak Dapat Akomodasi Layak, 2.600 Polisi KTT G7 Berjejal Tidur di Kapal Rusak

Global
Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Rusia Serang Kota Kelahiran Zelensky di Kryvyi Rig Ukraina, 9 Orang Tewas

Global
NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

NATO Izinkan Hongaria Tak Wajib Bantu Ukraina Perang Lawan Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

[POPULER GLOBAL] Keracunan Makanan di Sekolah Malaysia | Blinken Berterima Kasih ke Prabowo

Global
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com