Serangan Wina, Austria Akui Gagal Tindak Lanjuti Peringatan Slovakia

Kompas.com - 05/11/2020, 07:44 WIB
Polisi bersenjata berjaga di dekat gedung opera di Wina, Austria, menyusul insiden penembakan di pusat kota, Senin (2/11/2020). Sejumlah orang bersenjata menyerang enam lokasi di Wina pada Senin malam, menewaskan sedikinya 2 orang dan melukai 14 orang. AFP/JOE KLAMARPolisi bersenjata berjaga di dekat gedung opera di Wina, Austria, menyusul insiden penembakan di pusat kota, Senin (2/11/2020). Sejumlah orang bersenjata menyerang enam lokasi di Wina pada Senin malam, menewaskan sedikinya 2 orang dan melukai 14 orang.

WINA, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Austria telah mengakui bahwa peringatan dari Slovakia pada musim panas lalu tentang pria bersenjata tidak ditindaklanjuti.

Pada serangan pria bersenjata yang terjadi hari Senin (2/11/2020) di Wina, Austria, 4 orang dilaporkan tewas dan 23 lainnya mengalami luka-luka.

Melansir BBC, polisi Slovakia sebelumnya telah memberitahu pihak berwenang Austria tentang 'tersangka dari Austria' yang mencoba membeli amunisi pada Juli lalu.

Tersangka itu pada Desember awal rupanya juga dibebaskan lebih dini karena berhasil mengelabui program deradikalisasi.

Dia dibebaskan dan setelah itu dia mencoba bergabung dengan para ekstremis di Suriah.

Baca juga: Simpatisan ISIS yang Bunuh 4 Orang di Wina Berpose dengan Senjata Sebelum Beraksi

Menurut media Jerman, tersangka yang berusia 20 tahun dan ditembak mati polisi 9 menit setelah serangan terjadi, melakukan perjalanan ke negara tetangga Austria, Slovakia untuk membeli amunisi senapan serbu Kalashnikov AK-47 namun upayanya gagal karena dia tidak punya lisensi.

Pihak kepolisian Slovakia memberi kabar kepada pihak berwenang di Austria segera usai tersangka gagal membeli amunisi.

Menteri Dalam Negeri Austria, Karl Nehammer mengatakan bahwa informasi itu kemudian diterima dan diselidiki oleh badan intelijen domestik BVT tetapi tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil.

"Jelas ada yang salah dalam komunikasi," kata Nehammer dikutip BBC, Kamis (5/11/2020) menambahkan bahwa dia ingin melakukan penyelidikan independen untuk mencari tahu alasannya.

Baca juga: Simpatisan ISIS dalam Penembakan di Wina Tipu Program Deradikalisasi Austria

Siapa saja korbannya?

Terdapat 4 orang tewas dengan 23 orang mengalami luka-luka. Berikut ini rincian korban dan tempat di mana mereka mereka ditembak atau mengalami serangan:

Halaman:

Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X