Hendak Kabur, Remaja Palestina Tewas Dipukuli Tentara Israel

Kompas.com - 25/10/2020, 19:34 WIB
Ilustrasi KOMPASIlustrasi

RAMALLAH, KOMPAS.com - Seorang remaja Palestina berusia 18 tahun tewas pada Minggu (25/10/2020) setelah berkonfrontasi dengan pasukan Israel.

Tentara Israel mengatakan, insiden itu terjadi saat pemuda tersebut hendak melarikan diri dan pejabat Palestina mengatakan dia tewas dipukuli.

Diberitakan kantor berita AFP, Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan bahwa korban bernama Amer Abdel-Rahim Sanouber dari desa Yatma di Tepi Barat tiba di rumah sakit dengan "luka pukul parah di leher".

Baca juga: Damai dengan Sudan, Delegasi Israel akan Segera Lakukan Kunjungan

Kepala Kompleks Medis Palestina Ahmed Al Betawi yang dikutip pernyataan kementerian, mengidentifikasi Sanouber sebagai "martir" yang dibawa ke rumah sakit pada pukul 3.00 dini hari, dengan "tanda-tanda kekerasan dan pemukulan di lehernya dari belakang".

Dalam sebuah pernyataan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menuduh pasukan Israel melakukan "tindakan brutal yang mengerikan terhadap seorang pemuda tak berdaya, yang kejahatannya hanya karena dia orang Palestina".

Pejabat senior PLO Hanan Ashrawi dalam pernyataannya berujar, Sanouber telah "dipukul" pasukan Israel.

Baca juga: Israel Sambut Era Baru Normalisasi dengan Sudan, Palestina Merasa Ditikam Lagi

Tentara Israel saat ditanya tentang insiden itu menerangkan, mereka menanggapi insiden di utara Ramallah setelah kendaraan militernya dilempari batu-batu.

Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Video TikTok Sasha Obama Menari yang Viral Dihapus, Ada Apa?

Global
Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Ditolak di 3 Rumah Sakit, Ibu Terjangkit Covid-19 Ini Meninggal Saat Melahirkan

Global
PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

PBB Hapus Ganja dari Daftar Obat-obatan Paling Berbahaya di Dunia

Global
UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

UE Tekan ASEAN untuk Sikapi Konflik Laut China Selatan dengan Non-Militerisasi

Global
Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Kanada Luncurkan Paket Bantuan Ekonomi Terbesar sejak Perang Dunia II

Global
Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Misi Sukses, China Bawa Sampel Material Bulan ke Bumi

Global
Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Pindahkan Pengungsi Rohingya, Pemerintah Bangladesh Tuai Kontroversi

Global
Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Datang dalam Keadaan Duduk, Jenazah Pria Ini Ditolak di Pemakamannya

Global
Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Hampir 2.800 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Perang Lawan Armenia di Nagorno-Karabakh

Global
Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Perempuan Amazon, Pelindung Hutan Hujan Ribuan Hektar dari Pengeboran Minyak Bumi

Global
Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Aturan Visa Baru di AS, Seperempat Penduduk China Terancam Kena Cekal

Global
Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Foto Viral Polisi Pukul Petani Tua dalam Aksi Protes di India

Global
Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Kisah Misteri: 6 Kasus Pembunuhan Misterius yang Belum Terpecahkan Sepanjang Masa

Internasional
Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Inovasi Hotel di Barcelona Bertahan Di Tengah Pandemi Covid-19

Global
Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Boeing 737 MAX Uji Terbang Lagi, Keluarga Korban Lontarkan Kritik

Global
komentar
Close Ads X