Mikrofon Bisa Di-"mute" di Debat Capres Terakhir, Timses Trump Marah

Kompas.com - 20/10/2020, 09:21 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berpartisipasi dalam debat perdana Pilpres AS di Case Western University and Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, pada 29 September 2020. AP PHOTO/Pool/Olivier DoulieryPresiden Amerika Serikat Donald Trump dan kandidat presiden dari Partai Demokrat Joe Biden berpartisipasi dalam debat perdana Pilpres AS di Case Western University and Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio, pada 29 September 2020.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Tim sukses Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump melalui manajer kampanye Bill Stepien, bereaksi keras atas aturan mikrofon yang bisa dimatikan (mute) di debat capres AS terakhir.

Komisi Debat Kepresidenan AS pada Senin (19/10/2020) mengumumkan, mereka akan mematikan mikrofon Trump dan Joe Biden saat tidak menjawab pertanyaan.

Hal itu dilakukan untuk menghindari interupsi-interupsi seperti yang terjadi di debat pertama dan membuat kacau.

Baca juga: Aturan “Matikan Mikrofon” Diterapkan dalam Debat Capres AS Terakhir

"Presiden Trump berkomitmen untuk mendebat Joe Biden, terlepas dari perubahan aturan menit terakhir dari komisi yang bias dalam upaya terbaru mereka untuk menguntungkan kandidat favoritnya," kata Stepien dikutip dari AFP.

Stepien melanjutkan, Trump berencana mengajukan sejumlah tuduhan mengenai skandal putra Biden, Hunter, yang semuanya tidak berdasar.

Sebelumnya klaim semacam itu di Ukraina menyebabkan Trump dimakzulkan oleh DPR AS awal tahun ini.

Baca juga: Biden Unggul Jauh dari Trump di Polling, Jaminan Menang Pilpres AS?

"Kalau media tidak menanyakan pertanyaan ini kepada Joe Biden, Presiden yang akan bertanya, dan Bidan tidak akan bisa lolos," imbuh Stepien.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terjangkit Covid-19, Ibu di Rusia Melahirkan Sebelum Meninggal

Terjangkit Covid-19, Ibu di Rusia Melahirkan Sebelum Meninggal

Global
Pengacara Trump Sebut Mantan Kepala Keamanan Pemilu AS Harusnya 'Diseret dan Ditembak'

Pengacara Trump Sebut Mantan Kepala Keamanan Pemilu AS Harusnya "Diseret dan Ditembak"

Global
[VIDEO] Wahana Antariksa China Berhasil Mendarat di Bulan, Mulai Kumpulkan Sampel 2 Hari ke Depan

[VIDEO] Wahana Antariksa China Berhasil Mendarat di Bulan, Mulai Kumpulkan Sampel 2 Hari ke Depan

Global
Bocor di Internet, Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Sudah Mati

Bocor di Internet, Tentara Australia Minum Bir dari Kaki Palsu Milisi Taliban yang Sudah Mati

Global
Sempat Muncul di Romania, 'Monolit' Logam Raib Secara Misterius

Sempat Muncul di Romania, "Monolit" Logam Raib Secara Misterius

Global
Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Pengawal Putin Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Kremlin

Global
3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

3 Distrik di Nagorno-Karabakh Resmi Diambil Alih, Presiden Azerbaijan: Kemenangan yang Bersejarah

Global
Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Usai Ilmuwan Nuklir Top Terbunuh, Kini Komandan Senior Garda Revolusi Iran Tewas Diserang Pesawat Nirawak

Global
Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Polisi Rusia Tangkap Tersangka Pembunuh Berantai 26 Wanita Lansia

Global
Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Pemimpin Hamas Positif Covid-19, Kasus Virus Corona di Gaza Makin Meningkat

Global
200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

200.000 Polisi Jaga Makam Maradona untuk Hindari 'Perampokan' Jasad Legenda Argentina Itu

Global
[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, 'Mowgli Dunia Nyata' yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

[POPULER GLOBAL] Zanziman Ellie, "Mowgli Dunia Nyata" yang Hidup di Hutan | Ilmuwan Nuklir Iran Ditembak Mati

Global
Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Tak Tertipu, Istri Paksa Suami Jual PS5 yang Mirip Penjernih Udara

Global
50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

50 Polisi Bantu Evakuasi Pria Berbobot 300 Kg untuk Bangun dan Keluar Rumah

Global
China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

China Menolak Meminta Maaf kepada Australia Terkait Foto Tentara Palsu

Global
komentar
Close Ads X