Trump Akan Coret Sudan dari Daftar Negara Sponsor Teroris

Kompas.com - 20/10/2020, 08:10 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberi salam 2 jempol saat berdiri di Blue Room Balcony usai kembali ke Gedung Putih pada Senin (5/10/2020) dari RS Militer Walter Reed tempatnya dirawat karena Covid-19. AP PHOTO/ALEX BRANDONPresiden Amerika Serikat Donald Trump memberi salam 2 jempol saat berdiri di Blue Room Balcony usai kembali ke Gedung Putih pada Senin (5/10/2020) dari RS Militer Walter Reed tempatnya dirawat karena Covid-19.

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat ( AS) Donald Trump pada Senin (19/10/2020) mengatakan, dia siap mencoret Sudan dari daftar hitam AS untuk negara-negara sponsor terorisme.

Pencoretan itu sendiri adalah tujuan utama Sudan, setelah kesepakatan kompensasi atas serangan-serangan sebelumnya.

"Akhirnya, KEADILAN untuk rakyat Amerika dan langkah BESAR untuk Sudan!" tulis Trump di Twitter.

Baca juga: Trump Serang Fauci Lagi dan Menyebutnya sebagai Bencana

Trump juga mengatakan, pemerintah transisi Sudan yang berusia setahun telah menyetujui paket 335 juta dollar AS (Rp 4,9 triliun), untuk memberi kompensasi kepada para korban dan keluarga AS atas serangan-serangan yang terjadi.

"Setelah dikirim, saya akan mencoret Sudan dari daftar negara Sponsor Terorisme," kata Trump.

Sudan adalah satu dari empat negara yang dicap oleh Washington sebagai negara sponsor terorisme bersama Iran, Korea Utara, dan Suriah.

Baca juga: Unik, Trump Rogoh Saku dan Berikan Pecahan 20 Dollar AS sebagai Persembahan di Gereja

Akibat masuk daftar hitam pembangunan ekonomi Sudan sangat terhambat, karena hampir tidak ada investor asing besar yang berani melanggar hukum AS.

Sudan selama bertahun-tahun berusaha keluar dari daftar hitam tersebut, yang merupakan warisan dari mantan diktator Omar Al Bashir dari pendiri Al Qaeda Osama bin Laden pada 1990-an.

Negara yang dilanda konflik itu mengalami perubahan bersejarah tahun lalu, ketika Bashir digulingkan dalam demonstrasi di jalanan yang dipimpin pemuda. Pemerintah transisi yang didukung sipil kemudian memegang kendali.

Sementara Trump memiliki wewenang untuk mencoret Sudan sebagai negara sponsor terorisme, baik pemerintah maupun anggota parlemen telah mengupayakan paket yang akan memberi kompensasi pada para korban dan keluarga atas serangan-serangan, seperti pengeboman AL Qaeda 1998 di kedutaan AS di Kenya dan Tanzania.

Diberitakan AFP, pemerintahan Trump melihat ada prospek dari pencoretan ini, termasuk berharap Sudan akan berdamai dengan Israel, menyusul Uni Emirat Arab dan Bahrain.

Baca juga: Gubernur Michigan: Trump Menghasut Terorisme Domestik


Sumber AFP
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trump Ampuni Michael Flynn yang Berbohong kepada FBI tentang Rusia

Trump Ampuni Michael Flynn yang Berbohong kepada FBI tentang Rusia

Global
[POPULER GLOBAL] Mahathir: Saya Sendiri Sekarang | Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

[POPULER GLOBAL] Mahathir: Saya Sendiri Sekarang | Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Global
Meghan Markle Tuai Pujian Setelah Akui Pernah Keguguran

Meghan Markle Tuai Pujian Setelah Akui Pernah Keguguran

Global
Perang Azerbaijan-Armenia Tengah Diselidiki Adanya Dugaan Kejahatan Perang

Perang Azerbaijan-Armenia Tengah Diselidiki Adanya Dugaan Kejahatan Perang

Global
Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Xi Jinping Kirim Ucapan Selamat dan Pesan Kerja sama Damai kepada Joe Biden

Global
Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Penangkapan Menteri Edhy Prabowo oleh KPK di Mata Media Asing

Global
Saling Berhadapan di Perairan Australia, Hiu Banteng Kabur Lihat Buaya 4,8 Meter

Saling Berhadapan di Perairan Australia, Hiu Banteng Kabur Lihat Buaya 4,8 Meter

Global
Video Viral Ungkap Bangkai Cerpelai di Denmark Menyembul dari Kuburannya

Video Viral Ungkap Bangkai Cerpelai di Denmark Menyembul dari Kuburannya

Global
China Persiapkan Aturan untuk Hindari Praktik 'Ekstremisme Agama'

China Persiapkan Aturan untuk Hindari Praktik "Ekstremisme Agama"

Global
Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Setelah Melahirkan di Toilet, Ibu Ini Tenggelamkan Bayinya Sebelum Dikubur

Global
Berfoto dengan Selebritas Israel, Penyanyi Mesir Mohamed Ramadan Hadapi Tuntutan Hukum

Berfoto dengan Selebritas Israel, Penyanyi Mesir Mohamed Ramadan Hadapi Tuntutan Hukum

Global
China: Kritikan Paus Fransiskus 'Tidak Berdasar' terhadap Minoritas Muslim Uighur

China: Kritikan Paus Fransiskus "Tidak Berdasar" terhadap Minoritas Muslim Uighur

Global
Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Playboy Nigeria Ini Datang ke Pesta Membawa 6 Wanita yang Tengah Hamil

Global
Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Akui Pernah Keguguran, Ini Curahan Hati Meghan Markle

Global
Berhubungan Seks dengan Remaja 14 Tahun, Mantan Guru Ini Dipenjara 20 Tahun

Berhubungan Seks dengan Remaja 14 Tahun, Mantan Guru Ini Dipenjara 20 Tahun

Global
komentar
Close Ads X