Kisah Perang: Momotaro, Anime yang Jadi Alat Propaganda Jepang di PD II

Kompas.com - 29/09/2020, 19:18 WIB
Karakter di film Momotarod: Sacred Sailors, film anime panjang pertama yang menjadi alat propaganda Jepang di Perang Dunia II. FUNIMATION/SHOCHIKU CO LTD via LA TIMESKarakter di film Momotarod: Sacred Sailors, film anime panjang pertama yang menjadi alat propaganda Jepang di Perang Dunia II.

Sinopsis

Meski pasukan Sekutu telah memerintahkan film itu dihancurkan setelah Perang Dunia II, salinannya entah bagaimana bisa selamat dan dipulihkan pada akhir 2015, untuk menandai peringatan 120 tahun Shochiku Studio dan peringatan 70 tahun berakhirnya perang.

Dilansir dari LA Times, Funimation lalu merilis filmnya dalam format Blu-ray dan DVD di AS.

Sacred Sailors dimulai dengan anak-anak binatang di Jepang, yang mengucap perpisahan kepada kerabat mereka setelah menyelesaikan pelatihan militer.

Para prajurit muda itu lalu pindah ke pulau tropis Pasifik, di mana monyet, gajah, badak, dan hewan-hewan lainnya dengan riang membangun hanggar untuk AL Jepang dan mempelajari alfabet Jepang.

Skenario ini menggambarkan Jepang membebaskan Asia dari penjajahan dan penindasan negara-negara Barat.

Momotaro lalu memimpin pasukan hewannya dalam serangan parasut ke "Kerajaan Goa" yang sejak lama telah ditaklukkan orang-orang Kaukasia.

Baca juga: Kisah Perang: Douglas Bader Pilot Tanpa Kaki yang jadi Legenda Inggris

Pasukan hewan itu dengan cepat melucuti tank musuh dan sarang-sarang senapan mesin.

Para pembela kulit putih yang digambarkan bertanduk iblis, mengepakkan lengan mereka dan meronta-ronta sebelum menyerah pada Momotaro.

Film kemudian diakhiri dengan anak-anak Jepang yang meniru penerjun payung heroik dengan melompat dari pohon ke peta Amerika Serikat.

Salah satu yang paling mencolok dari Sacred Sailors adalah stereotip etnisnya. Karakter Kaukasia berhidung besar, mata besar, dan tubuhnya lembek.

Halaman:

Sumber LA Times,CBR
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Museum Ini Dibuka Kembali Setelah Dihancurkan ISIS, Begini Dalamnnya

Global
[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

[UNIK GLOBAL] Aplikasi Error, 42 Driver Datang Barengan Antar Makanan ke 1 Rumah | SMP Jepang Wajibkan Pakaian Dalam Putih untuk Siswinya

Global
Perayaan Ulang Tahun ke-99 Tahun jadi Sumber Penyebaran Infeksi Covid-19

Perayaan Ulang Tahun ke-99 Tahun jadi Sumber Penyebaran Infeksi Covid-19

Global
Khamenei Iran Desak 'Menghukum' Mereka Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Ternama

Khamenei Iran Desak "Menghukum" Mereka Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Ternama

Global
4 Warga Sipil Azerbaijan Terbunuh Terkena Ranjau Darat Armenia

4 Warga Sipil Azerbaijan Terbunuh Terkena Ranjau Darat Armenia

Global
Buntut Penyelidikan Pembunuhan di Afghanistan, 13 Tentara Australia Dipecat

Buntut Penyelidikan Pembunuhan di Afghanistan, 13 Tentara Australia Dipecat

Global
Ibu Ini Tewas Setelah Selamatkan 5 Anaknya dari Kebakaran

Ibu Ini Tewas Setelah Selamatkan 5 Anaknya dari Kebakaran

Global
AS Langgar Batas Laut, Rusia Ajukan Protes Keras

AS Langgar Batas Laut, Rusia Ajukan Protes Keras

Global
Kisah Getir Pekerja Anak di Pertanian Kakao, Ada yang Berusia 5 Tahun

Kisah Getir Pekerja Anak di Pertanian Kakao, Ada yang Berusia 5 Tahun

Global
Begini Cara Hargobind Punjabi, Ratu Penipu Hollywood asal Indonesia, Kelabui Korbannya

Begini Cara Hargobind Punjabi, Ratu Penipu Hollywood asal Indonesia, Kelabui Korbannya

Global
Tak Tinggalkan Wasiat, Pembagian Warisan Maradona Bisa Picu Sengketa

Tak Tinggalkan Wasiat, Pembagian Warisan Maradona Bisa Picu Sengketa

Global
Anak 9 Tahun Alami Kerusakan Otak Akibat Ibu dan Pacarnya Kerap Sadis Main Pukul

Anak 9 Tahun Alami Kerusakan Otak Akibat Ibu dan Pacarnya Kerap Sadis Main Pukul

Global
Selfie dengan Jenazah Diego Maradona, 3 Petugas Pemakaman Ini Dipecat

Selfie dengan Jenazah Diego Maradona, 3 Petugas Pemakaman Ini Dipecat

Global
Paus Fransiskus Samakan Aborsi dengan Sewa Pembunuh Bayaran

Paus Fransiskus Samakan Aborsi dengan Sewa Pembunuh Bayaran

Global
Pakar Ini Ungkap Virus Corona Bukan dari Wuhan, Lantas dari Mana?

Pakar Ini Ungkap Virus Corona Bukan dari Wuhan, Lantas dari Mana?

Global
komentar
Close Ads X