Beri Manfaat Lebih bagi Petani, Dosen Unsoed Kembangkan Pupuk N-ZEO-SR

Kompas.com - 07/03/2021, 15:03 WIB
Ilustrasi memberikan pupuk pada tanaman. SHUTTERSTOCK/ENCIERROIlustrasi memberikan pupuk pada tanaman.
|

KOMPAS.com - Penggunaan pupuk bagi kalangan petani merupakan hal yang lumrah. Pemberian pupuk bertujuan untuk meningkatkan produksi pertanian.

Namun banyak permasalahan yang dialami petani dalam hal pengadaan pupuk. Mulai dari harga pupuk non subsidi yang cukup mahal, kurangnya pasokan pupuk bagi petani serta dampaknya terhadap lingkungan.

Dampak bagi lingkungan ini biasa terjadi pada pupuk nitrogen. Permasalahan lain penggunaan pupuk adalah efisiensinya yang rendah dan menyebabkan penurunan produktivitas tanah.

Dari permasalahan pupuk di kalangan petani ini, Tim Dosen Agroteknologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto membuat pupuk N-ZEO-SRPlus.

Tim dosen Unsoed buat inovasi pupuk

Tim pembuatan pupuk N-ZEO-SRPlus terdiri dari Ir. Kharisun, PhD., Dr. Ir. M Rif’an, MP, Ir. Mudjiono, MP dan Dr.Tech.Sc. Ir. Budi Prakoso, M.Sc. dibantu tim teknis yang terdiri Kartika Ferrawati, SP, Ratri Noorhidayah, S.P, M.Sc, Narso, AMd dan Eri Nurvitasari, AMd.

Baca juga: Guru Besar UGM: Tumbuhkan Regenerasi Petani dengan Cara Ini

Ir. Kharisun, Ph.D mengatakan, uji coba pupuk telah dilaksanakan pada berbagai komoditas tanaman pangan seperti padi dan jagung. Maupun tanaman hortikultura seperti bawang merah dan selada di berbagai lokasi. Mulai dari Cirebon, Purwosari, Tambaksari dan Jetis.

Dalam kegiatan ini juga dilibatkan 24 mahasiswa S1 Agroteknologi dan 2 mahasiswa S2 Agronomi.

"Embrio dari pupuk N-ZEO-SRPlus adalah pupuk alami NZEO-SR (Nitrogen Zeolite Slow Release) menggunakan bahan yang mempunyai kemampuan meningkatkan efisiensi pemupukan dan meningkatkan kapasitas tukar kation (KTK). Serta mampu memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah yaitu zeolite dan montmorilonit," terang Kharisun seperti dikutip dari laman unsoed.ac.id, Minggu (7/3/2021).

Menurut Kharisun, pupuk alami 'NZEO-SR' dibuat dari bahan utama deposit zeolit alam dan lempung tipe 2:1 jenis montmorillonite sebagai bahan penyemen (cementing agent) dan telah diujicobakan pada tanaman padi pada tanah ultisol.

Baca juga: Apa itu Love Scam dan Upaya Pencegahannya? Begini Kata Dosen UGM

Pupuk NZEO-SR perlu dikembangkan

Kharisun mengungkapkan, pupuk NZEO-SR perlu dikembangkan untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi petani. Khususnya dengan makin meningkatnya permasalahan stres abiotic yang dialami oleh tanaman. Seperti kekeringan dan kegaraman, dan stres biotik seperti hama dan penyakit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X